NASIONAL

Lagi, Satu Anggota Mapala Unand Ditemukan Tewas

Para mahasiswa ini terserat arus di Sungai Patamuan, Padang.
Minggu, 29 September 2013
Oleh : Aries SetiawanArjuna Nusantara (Padang)
Dua orang ditemukan tewas akibat terseret arus sungai di Sungai Patamuan, Padang. [Foto ilustrasi]

VIVAnews - Petugas kembali menemukan satu orang anggota Mapala Unand yang hanyut di Sungai Patamuan, Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Mahasiswa yang ditemukan itu dalam kondisi tak bernyawa.

"Kami menemukan lagi satu orang korban meninggal di sungai. Hingga saat ini berarti kami sudah menemukan dua orang meninggal dan dua orang selamat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang, Budi Erwanto, kepada VIVAnews, Minggu dinihari, 29 September 2013.

Sebelumnya, delapan anggota Mapala Unand melakukan survei medan untuk kegiatan anggota baru mereka. Namun, dalam perjalanan mereka terseret arus sungai.

"Seperti apa kronologinya kami belum tahu pasti. Yang jelas kami sudah berhasil temukan empat orang. Dari empat orang itu dua meninggal dan dua selamat," ujar Budi.

Budi menambahkan, ada empat orang lagi yang belum ditemukan. Untuk mencari korban, 20 petugas dan sekitar 400 orang masyarakat sekitar ikut melakukan pencarian. "Semoga sisanya masih dalam keadaan baik-baik saja," tutur Budi.

Sementara, pencarian sampai dini hari tadi harus dihentikan. Pasalnya, debit air sungai mencapai ketinggian 3 meter dari kondisi normal. "Debit air mencapai 3 meter dan kondisi yang gelap," kata Hanafi, Anggota Sekretariat Bersama Pecinta Alam Sumbar.

Menurutnya, semua petugas yang ikut mencari bersama ratusan masyarakat kembali ke posko di jembatan batu Busuak, Kecamatan Pauh. Pencarian akan dilanjutkan pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found