NASIONAL

DPR: Mobil Murah Jangan Dikaitkan Kemacetan

Macet bisa teratasi asalkan pemerintah daerah menyiapkan cara jitu.

ddd
Sabtu, 21 September 2013, 19:58
Ketua DPR Marzuki Alie
Ketua DPR Marzuki Alie (ANTARA/Rosa Panggabean)
VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, angkat bicara terkait maraknya mobil murah yang baru saja dirilis akhir-akhir ini. Menurutnya, persoalan kemacetan tidak bisa dikaitkan dengan industrialisasi.

"Bangun industri itu penting loh. Jangan nanti pasar tunggal ASEAN tahun 2015 justru dipenuh oleh mobil-mobil, produk-produk hasil dari negara-negara ASEAN lainnya. Kalau begitu kita berbahaya nantinya," ujar Marzuki di Jakarta, Sabtu, 21 September 2013.

Marzuki mengatakan macet bisa teratasi asalkan pemerintah daerah menyiapkan cara jitu. Selain itu, transportasi umum juga memadai. "Itu kewajiban pemerintah daerah. Jangan dikaitkan dengan industrialisasi, ini ngawur," ujar dia.

Namun, kata dia, yang paling penting dari itu semua adalah mengedepankan mobil nasional dengan harga yang terjangkau. "Mobil nasional, tapi mahal justru bebani rakyat. Sebaik-baiknya itu mobil nasional juga murah, itu penting," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku keberatan dengan mobil murah. Gubernur Jokowi khawatir kehadiran mobil murah itu akan menambah macet Ibu Kota. Atas dasar itu, Jokowi melayangkan surat protes ke Wakil Presiden Boediono.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dulkamid
26/09/2013
Ya kalo DPR mendukung program mobil murah, bagaimana kendaraannya pake mobil murah saja? Ehhh... Gak mau? Maunya minta mentahnya saja?? Ya mintanya sama atpm ato prinsipal, jangan sama saya.
Balas   • Laporkan
liberty6633
22/09/2013
satu lagi manusia cacat otak
Balas   • Laporkan
romiey
22/09/2013
komen ketua DPR ko kaya pelawak,,, pelawak aja bisa cerdas lawakannya... hadeuh,,, parah ni orang,,,
Balas   • Laporkan
wawan.koecienk
22/09/2013
juki stress..cara jitu pemerintah daerah selalu terpatahkan dengan kebijakan pemerintah pusat... tonton wae pak...siapa nanti yang lebih benar..rakyat atau anda
Balas   • Laporkan
andi.bustam.98
22/09/2013
Ya...jelas ada kaitannya lah pak marzuki....disaat pemda DKI gencar2nya mengurai kemacetan ibukota eh...malah pemerintah pusat telorkan kebijakan mobil murah..,emank seluruh rakyat kita ud pd kaya k...,kalau mau itu benahi sembako murah atau rumah murah u
Balas   • Laporkan
gunsa
22/09/2013
Ane Bingung dengan Pak Marzuki, Kadang-kadang Logika dan pernyataannya kalau ane perhatikan 80% BELUM PANTAS sebagai seorang Ketua DPR yang Bijak & Tegas. Cocoknya masih selevel dengan Pak Ruhut Sitompul, sebagai Anggota Penggembira di DPR.
Balas   • Laporkan
baronnikko
21/09/2013
uda jgn banyak komentar lah, selama ini apa yg anda perbuat sebagai ketua dpr? anda kan ga pernah kena macet, kemana-mana dikawal, jadi anda jgn ikut ngomong soal kemacetan dijakarta.
Balas   • Laporkan
pamankurakura
21/09/2013
ha ha..pernyataannya lucu, memang pelawak banget, hayo sapa yg pilih jadi ketua DPR ?
Balas   • Laporkan
gentongnasi
21/09/2013
Memang mobil murah itu mobil national bos? bakal makan bensin subsidi juga bos, belum lagi makin bikin macet. Jadi yang ngawur itu siapa? Bos Marjuki atau bos Jokowi? atau jangan2 bos beye?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id