NASIONAL

Polisi Bantah Terlibat Baku Tembak dengan Anggota BAIS di Prabumulih

Pelaku kabur dengan Innova hitam B 41 S yang diduga palsu.
Senin, 2 September 2013
Oleh : Eko PriliawitoAji YK Putra (Palembang)
Lokasi penembakan polisi
VIVAnews - Anggota Polres Prabumulih, Sumatera Selatan, terlibat baku tembak di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Kabupaten Prabumulih-Inderalaya, Sumatera Selatan, Sabtu, 21 Agustus 2013. Dugaan awal, insiden ini juga melibatkan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Djarod Padakova, menyangkal aksi baku tembak ini terjadi dengan anggota BAIS. Menurutnya, tiga pelaku penembakan terhadap anggotanya mengaku sebagai anggota BAIS.

"Itu bukan anggota BAIS, kami masih selidiki tiga pelaku. Salah satu pelaku yang bernama Andi mengaku berpangkat kapten dan bertugas di Propam Polda Sumsel. Tapi anggota kami tidak ada yang bernama Andi," kata Djarot, dikonfirmasi VIVAnews, Senin 2 September 2013.

Disambung Djarot, hasil olah TKP hari ini ditemukan dua selongsong peluru. Masih diselidiki selongsong peluru itu milik siapa.

Ditambahkan Djarot, sebelum kejadian, (Y) Sopir truk minyak dan (T) kernek mobil menyampaikan truk yang mereka bawa disandera tiga orang yang mengaku anggota dan meminta sejumlah uang.

"Pemilik truk berinisial  IJ melapor ke polisi karena truknya disandera," katanya.

Setelah menerima laporan, tim penyidik langsung turun ke lapangan. Saat tiba di lokasi, petugas langsung ditembaki tiga pelaku yang mengendarai mobil Toyota Innova warna hitam dengan pelat nomor B 41 S yang diduga palsu. (sj)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found