NASIONAL

Perjuangkan Kesejahteraan Wartawan, AJI Gandeng Jamsostek

60 persen wartawan sampai saat ini hidupnya belum sejahtera

ddd
Jum'at, 30 Agustus 2013, 00:25
Aksi damai tentang kekerasan terhadap wartawan di Jakarta.
Aksi damai tentang kekerasan terhadap wartawan di Jakarta. (ANTARA/Andika Wahyu)
VIVAnews - Aliansi Jurnalis Independen melakukan kerja sama PT Jamsostek sebagai upaya meningkatkan perlindungan hak-hak para juru warta, terutama dalam hal jaminan kesejahteraan.

Kerja sama ini diresmikan dalam penandatanganan MoU bersama Jamsostek, bertepatan dengan peringatan HUT AJI ke-19 di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta, Kamis 29 Agustus 2013.

"Setelah ini kami berharap AJI di 36 kota memilki Jamsostek. Hal ini untuk membela para wartawan kontributor, Stringerr, atau Freelance," ujar Ketua AJI, Eko Maryadi.

Eko menjelaskan, 60 persen wartawan sampai saat ini hidupnya belum sejahtera. "Mereka tidak mendapat perlindungan saat bekerja, berupa asuransi, terutama jika sakit atau kecelakaan saat peliputan," kata Eko.

Dalam kesempatan yang sama, AJI juga mengumumkan penerima Udin Award, Tasrif Award, dan SK Trimurti Award untuk tahun 2013.  Ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada para tokoh yang membela kebebasan pers, mendorong demokrasi, dan mencari keadilan.

Tasrif Award dibaerikan kepada Luviana yang memperjuangkan hak-haknya sebagai karyawan yang di PHK sepihak oleh stasiun televisi Metro TV.

Udin Awards diberikan kepada tiga jurnalis yaitu Didik Herwanto, Fakhri Rubbiyanto, Rian FB Anggoro atas kejadian kekerasan dari pihak TNI saat melakukan peliputan di Riau.

SK Trimurti Award diberikan kepada aktifis perempuan Yulianti Umroh atas perjungannya langsung kemasyarakat khususnya anak-anak jalanan selama 15 tahun. (ren)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id