NASIONAL

Almarhum Sisca Dendam ke Seorang Polisi

Kepolisian menemukan foto Sisca berdua dengan seorang petugas polisi.

ddd
Selasa, 13 Agustus 2013, 06:41
Sisca Yofie
Sisca Yofie (facebook)

VIVAnews – Polisi menemukan catatan harian, foto, dan surat-surat milik Franciesca Yofie (34 tahun), Branch Manager PT Venera Multi Finance, yang tewas setelah tubuhnya terseret motor dan kepalanya terbacok tak jauh dari indekosnya di Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Catatan harian Sisca itu--begitu almarhumah biasa disapa--ternyata berisi ungkapan kebenciannya terhadap seorang anggota polisi. Surat-suratnya pun ditujukan kepada sang petugas. Selain itu, ada pula surat balasan dari si polisi kepada Sisca.

“Juga ada foto mereka sedang berdua,” kata Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Pol. Sutarno, Senin 12 Agustus 2013.

Semua itu awalnya membuat kepolisian menduga kematian Sisca ada hubungannya dengan itu.

“Namun belum ditemukan fakta dan bukti yang mengarah ke situ,” kata Sutarno.  “Ini karena yang menyimpan benci itu almarhum Sisca. Ia benci kepada oknum, bukan si oknum yang benci kepada almarhum. Surat Sisca berisi tentang keluhan almarhum tidak diperlakukan dengan baik oleh oknum itu. Sisca marah dan mencaci-maki orang ini."

Petugas polisi itu saat ini telah diproses di Propam Polda Jabar karena pelanggaran disiplin. Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVAnews, sanksi pelanggaran disiplin bakal dijatuhkan kepadanya karena dia punya hubungan gelap dengan wanita yang bukan istrinya. Sang polisi dikabarkan telah memiliki istri. (kd)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mikearay
14/08/2013
kita sudah hidup di ZAMAN YG CANGGIH ..............gampang koq kl mau tau ada keterlibatan oknum atau tidaknya perihal pembunuhan ini........jawabannya DI buka aja SEMUA TRANSKRIP PEMBICARAAN dari NO HP korban dan NO HP TERDUGA oknum ikuti dan telusuri
Balas   • Laporkan
romychan
13/08/2013
Sbg seorg pembaca awam, kasus ini sgt dekat dgn pembunuhan berencana yg dibayar oleh seseorg utk menghabisi nyawa sisca ini. Kemungkinan besar sang dalang diteror oleh sisca, mau ngak mao sisca hrs dihabisi demi menutup aibnya.
Balas   • Laporkan
mikearay | 14/08/2013 | Laporkan
bener banget tuh, orang kalo punya kuasa pasti pandai skenario.... termasuk perilaku yg melanggar hukum .mengerikannn
pamandonald | 13/08/2013 | Laporkan
bisa jadi tuh
lavender.jeruk
13/08/2013
entahlah, cuma kecewa aja, kok dulu tdk mau nikahma aku ya??? hehe...
Balas   • Laporkan
mat.zaeni.1
13/08/2013
jangan hanya bisa menghujat "cari solusi" bentengi diri sendiri dengan akhlak akidah 'AGAMA dan Iman yg kuat
Balas   • Laporkan
nardileo | 15/08/2013 | Laporkan
Yaa...berakhlak dan berakidahlah yg mulia kayak Kompol Albertus itu, sangat amat Mulia koq.
john.lagos.357
13/08/2013
mungkin saja oknum polisi pernah menjebak ibu almarhum dan menahannya, almarhum beerusaha mencarikan kebebasan buat ibunya, dan oknum polisi meminta imbalan kehangatan tubuhnya. tak heran almarhum bencinya setengah mati.
Balas   • Laporkan
hwt
13/08/2013
pelan pelan mulai terbuka ceritanya ... dari awal gue udah nebak kalo pembunuhan ini terencana .. buka sekedar jambret doang, emangnya masyarakat nya pada gebleg semua kah ?
Balas   • Laporkan
muhaiminabd
13/08/2013
Mudah-mudahan masalahnya cepat kelar. Perkembangan terakhir yg diinformasikan media massa, katanya latar belakangnya murni perampokan/penjambretan.
Balas   • Laporkan
kevin.coken
13/08/2013
hidup polisi,kalau tidak ada polisi munn kejadian yang lebih parah akan terjadi ,jngan maki maki polisi terus,kalu mereka tidak ada mungkin suatu saat anda bisa jadi korban kejahatan sperti itu,ujung2nya anda pasti ngelapor sama polisi kan????
Balas   • Laporkan
nardileo | 15/08/2013 | Laporkan
Bravo Polisi, memang Polisi hebat dlm hals Merekayasa dan Berdalih, Pakar dan Biangnya buanyak disana
mat.zaeni.1 | 13/08/2013 | Laporkan
setuju jempool maz.klw gk ada polisi mw di bawa kemana NEGARA ini.jgn2 yg banyak menghujat polisi gk jauh ama penjahatnya


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id