NASIONAL

Polri: Kecelakaan Mudik Tahun 2013 Turun 22%

Mengantuk masih jadi penyebab utama kecelakaan.
Minggu, 11 Agustus 2013
Oleh : Muhammad Chandrataruna, Santi Dewi
Sejumlah kendaraan berjalan merayap di jalan raya provinsi yang melintas di kawasan Kertosono, Nganjuk, Jatim (foto ilustrasi)
VIVAnews - Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) melansir bahwa operasi ketupat untuk mengamankan lalu lintas selama Lebaran 2013,  berhasil menurunkan tingkat kecelakaan di jalan raya hingga 22 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto saat mengadakan jumpa wartawan di Gedung Kadiv Humas Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, hari ini.

Angka 22 persen yang dirujuk Agus adalah jumlah kecelakaan sepeda motor, yang mana di tahun 2012 mencapai 3.207 unit, menjadi 2.517 unit di tahun 2013.

"Namun, memang secara garis besar jenis kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalan raya masih didominasi oleh sepeda motor," ungkap Agus.

Data yang disebut Agus merupakan informasi terbaru hingga H+2 Idul Fitri. Operasi ketupat sendiri sejatinya sudah digelar sejak H-7 Idul Fitri atau 1 Agustus 2013.

Sementara itu, total kecelakaan yang terjadi di jalan raya secara umum juga mengalami penurunan selama musim mudik tahun ini. Di tahun 2013, jumlah kecelakaan hingga H+2 mencapai 3.621 kasus, sementara di tahun 2012 berjumlah 4.437 kejadian.

"Artinya menurun sebesar 18 persen," kata dia.

Mengantuk

Sementara jika dilihat dari penyebab terjadinya kecelakaan, Agus mengatakan, mengantuk masih berada di peringkat teratas. Tetapi, jumlah kecelakaan yang disebabkan mengantuk juga turun sebesar 33 persen di tahun ini.

Menurut data Mabes Polri, peristiwa kecelakaan yang terjadi selama musim mudik karena mengantuk tahun ini berjumlah 447 kejadian, dibandingkan 671 kejadian di tahun lalu.

Faktor lain yang diungkap Agus sebagai penyumbang terjadinya kecelakaan di jalan raya adalah melanggar batas kecepatan, yang jumlahnya mencapai 216 kejadian, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 66 kasus, dan mengonsumsi minuman beralkohol sekitar 46 kasus.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found