NASIONAL

Cegah Jadi Korban Teror, Polisi Diimbau Tak Berseragam Saat Tak Tugas

Polisi juga diminta tidak pulang sendiri, terutama saat dinihari.
Rabu, 7 Agustus 2013
Oleh : Hadi Suprapto, Tommy Adi Wibowo
Jenazah Aiptu Dwiyatna di RS Polri Kramatjati akan dibawa ke rumah duka, di Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu 7 Agustus 2013.
VIVAnews - Polisi kembali menjadi korban serangan teror. Korban terkini adalah Aiptu Dwiyatna saat ditembak pada Rabu pagi, 7 Januari 2013.

Maka, Wakil Kepala Polisi Daerah Metro Jaya, Brigjen Sudjarno, memerintahkan para personel tidak mengenakan atribut Polri ketika sedang berangkat dan pulang bertugas.

"Khususnya ketika selesai bertugas pada dini hari jangan menggunakan sepeda motor berplat nomor dinas Polri," kata Sudjarno saat menggelar apel siaga keamanan malam takbiran di Polda Metro Jaya, Rabu malam.

Dia menambahkan, untuk menyiasati teror terhadap polisi itu sebaiknya para personel tidak menggunakan atribut Polri apa pun, baik itu helm, pakaian, plat nomor dinas, dan lainnya. Setelah selesai bertugas sebaiknya gunakan pakaian sipil.

"Saya minta perintah dilaksanakan dan dipahami, karena ini merupakan upaya preventif terhadap teror-teror yang ditujukan kepada Polri," ujar Sudjarno.

Dia mengatakan, perintah ini merupakan arahan dari Kapolri yang menginginkan para personel tidak berkendara malam sendirian, harus ada yang menemani. Walaupun jarak rumah berjauhan, usahakan tetap bersama-sama.

"Saya harap dengan adanya teror ini tidak melunturkan semangat dalam menjalankan tugas dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri," tutur Sudjarno.

Senada dengan Sudjarno, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto juga menyampaikan agar para personel kepolisian yang sudah selesai menjalankan tugas tidak pulang sendiri-sendiri.

"Kami juga berharap agar memperketat pengamanan di markas-markas dan pos-pos polisi yang ada di jalan," kata Rikwanto. (ren)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found