NASIONAL

Daftar Keinginan Freddy Sebelum Dieksekusi Mati

Freddy divonis mati. Dia berniat banding.

ddd
Rabu, 31 Juli 2013, 06:06
Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba
Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba (tvOne)
VIVAnews - Sebelum terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman diasingkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Anggita Sari mengaku sempat berkomunikasi intens dengan gembong narkoba internasional itu. Salah satu pembicaraan mereka menyangkut eksekusi mati duda beranak tiga itu.

"Dia suka bercanda bilang, 'kalau aku jadi dieksekusi aku dapat 10 wishlist (daftar keinginan) yang dikabulkan. Aku mau ketemu anak-anakku, keluarga, aku mau jalan-jalan sama kamu dan keluargaku sebelum aku nggak ada'," ucap Anggita sambil terisak saat berbincang dengan VIVAnews, Selasa 30 Juli 2013.

Menurut Anggita, itu adalah satu momen yang amat dikenangnya hingga saat ini selama kenal dengan Freddy. Ia pun mengaku ingin sekali bertemu dengan bandar narkoba internasional itu sebelum dieksekusi. "Tapi saya tidak tahu akses ke sana (Nusakambangan) bagaimana," ujarnya.

Padahal selama ini, kata dia, Freddy optimistis dapat bebas dari vonis hukuman mati. "Selama saya dekat dengan Mas Freddy, kita berdua selalu optimis eksekusi tidak akan pernah terjadi. Freddy bilang dia akan banding, akan kasasi, dari pengacaranya," kata dia.

Anggita juga mengaku terkejut saat diberitahu salah satu petugas di LP Cipinang bahwa Freddy sudah dipindahkan ke Nusakambangan dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB.

"Kebetulan semalam saya SMS Freddy, 'Mas di mana, aku kangen, pengen telepon'. Tapi aku telepon nggak diangkat. Semalam aku SMS ke penjaga lapas aku tanya, 'Mas Freddy di mana ya? Besok aku mau jenguk'. Dia bilang Mas Freddy sudah di Nusakambangan siap dieksekusi," ungkapnya.

Freddy Budiman merupakan bandar narkoba jaringan internasional. Dia divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin 15 Juli 2013 karena terbukti mengatur peredaran ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari balik jeruji, Mei 2012 lalu.

Ekstasi itu dimasukkan ke dalam sejumlah akuarium di dalam truk kontainer. Selain Jakarta, ia juga mengedarkan ekstasi ke Bandung, Surabaya, Medan, dan Makasar. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
iqbalfauzi.prakoso
04/08/2013
hukuman yang setimpal ,, dgn apa yg d akibatkan olehnya ,, yaitu membunuh generasi bangsa selanjutnya dengan perlahan oleh NARKOBA, , hukuman mati is the best ,, the good choice ,, insya Allah yg menghukum mati para bandar & gembong narkoba dpt pahala
Balas   • Laporkan
fadly.faira
02/08/2013
hukum diwilayah narkoba itu gmana sih? sudah nyata si germo vanny ini mengaku kalo dia pemakai narkoba slama ini, kok tidak di tindak??????????????????? ahhhhh melamun aja ni aparat
Balas   • Laporkan
indra.saputra.750
01/08/2013
hukuman mati,??? yg benar saja..!!! itu jiwa loh?? bukan binatang. membunuh jiwa berarti neraka. membuat UUD tanpa berpedoman dgn AL Quran itu sesat. karna pedoman hidup yg hakiki adalah Alquran - Hadist
Balas   • Laporkan
bioa.de | 04/08/2013 | Laporkan
Setuju sama adi.wiratama.98
call.dicky | 02/08/2013 | Laporkan
Klo pake pedoman Al Qur'an memang betul si ga boleh di tembak, tapi Qishas.. alias dipenggal.. nah itu lebih mantap
adi.wiratama.98 | 02/08/2013 | Laporkan
walah .....sok pakai qur'an segala .ente paham kagak dengan qor'an ....jangan cuman dikit dikit qur'an.kyk yang paham qur'an aje..ngaji dulu sono sebelum ngebacot pake nama qur'an....
telomania
31/07/2013
Wanita GIL4 t,memalukan harkat wanita Indonesia
Balas   • Laporkan
tubil
31/07/2013
Pak Jaksa, kapan nih si freddy di dor...biar cepet2 janda2 nye gue tampung gitu...Anggi mantab beut daah...Vanny kayanya galak diranjang tuh...cihuuuyyy.....
Balas   • Laporkan
mzgi
31/07/2013
mengutip pernyataan di atas: "Kebetulan semalam saya SMS Freddy, 'Mas di mana, aku kangen, pengen telepon'. Tapi aku telepon nggak diangkat" Berarti ada akses komunikasi dengan luar. Bagaimana dengan Lapas yang lain?
Balas   • Laporkan
mzgi
31/07/2013
mengutip pernyataan di atas: "Kebetulan semalam saya SMS Freddy, 'Mas di mana, aku kangen, pengen telepon'. Tapi aku telepon nggak diangkat" Berarti ada akses komunikasi dengan luar. Bagaimana dengan Lapas yang lain?
Balas   • Laporkan
gandul27
31/07/2013
jangan lupa kawan2, yg lagi dibahas dan lagi rame.. adalah tentang fasilitas LP cipinang dan adanya skandal sex.. bukan masalah hukuman kpd seseorang...
Balas   • Laporkan
bolo_sewu
31/07/2013
Selam uang masih menjadi Tuhan di negeri ini dan selama ini masih Indonesia segala kemungkinan bisa saja terjadi, penegak hukum itu hanya babu-babu nya pemilik unag dan sipir penjara itu hanya budak-budaknya uang (liat realitanya)
Balas   • Laporkan
chandroe
31/07/2013
ah dasar lebay nih PSK, aji mumpung biar terkenal... udh matiin aja tuh pacar'a perusak bangsa dan generasi muda'a, ga penitng buat nih bangsa orng yg bginii. jgn smp di terima tuh bandng'a
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com