NASIONAL

"Foto yang Ditunjukkan Vanny Bukan Ruang Kalapas Cipinang"

Kemenkum HAM masih menginvestigasi skandal Lapas Cipinang.

ddd
Senin, 29 Juli 2013, 12:53
Ruangan yang diklaim Vanny Rossyane sebagai 'ruang kalapas.' Di ruangan ini, Vanny mengaku berhubungan seks dan memakai narkoba bersama Freddy Budiman
Ruangan yang diklaim Vanny Rossyane sebagai 'ruang kalapas.' Di ruangan ini, Vanny mengaku berhubungan seks dan memakai narkoba bersama Freddy Budiman (tvOne)
VIVAnews - Kepala Sub Direktorat Komunikasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Akbar Hadi, Senin 29 Juli 2013, mengungkapkan, foto yang ditunjukkan model majalah pria dewasa, Vanny Rossyane, bukan ruang kerja Kepala Lapas Narkotika Cipinang. Di beberapa media massa, Vanny menunjukkan foto ruang kalapas sebagai tempat di mana dia dan gembong narkoba Freddy Budiman berhubungan seks dan pesta sabu.

"Kalau melihat foto-foto yang disebarkan Vanny, beredar luas di internet juga, saya pastikan itu bukan ruangan kalapas," kata Akbar Hadi kepada VIVAnews.

Fakta ini diperkuat dengan pengakuan Vanny sendiri yang menyebut dia harus melewati pintu Portir untuk sampai ke ruangan yang diklaim sebagai ruang kerja kalapas. "Padahal, untuk ke ruangan kalapas itu tidak perlu melalui portir," jelas Akbar Hadi.

Ruang kerja Kalapas Cipinang, imbuhnya, ada di Gedung 1, sementara Pintu Portir ada di Gedung 2. Penjelasan Akbar ini sama dengan keterangan Thurman Hutapea, mantan kalapas yang dicopot setelah pengakuan Vanny di media massa. Saat dikonfrontir dengan Vanny, Thurman menjelaskan bahwa ruang kerjanya ada di gedung 1.

Thurman jadi korban? "Kami masih harus menunggu proses pemeriksaan dari tim Inspektorat Jenderal," kata Akbar.

Thurman, kata Akbar, sementara ditarik ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Selain dia, ada tiga anak buah Thurman yang ikut kena getah skandal yang diungkap Vanny. "Tiga pejabat di Lapas Cipinang juga ditarik ke Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta," ujar Akbar.

Sementara Freddy sebelumnya divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena terbukti mengatur peredaran ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari balik bui, Mei 2012. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dinar_mahendra
30/07/2013
AH PADA PURA2 BEGO..ITU RUANG KALAPAS ATO BUKAN GA PENTING, YANG JELAS PEGAWAI LAPAS UDAH GA BENER, APALAGI BUAT RUANGAN BEGITU, GANTI AJA PEMBATAS SEMUA DG JERUJI BESI JADI KAN TRANSPARAN..GT AJA KOK REPOT...
Balas   • Laporkan
digun2001
29/07/2013
Mau bkn ruang Kalapas, mau ruang Kalapas yg jelas sdh memfasilitasi, sdh resiko Jabatan sbg Kalapas, masa ada kegiatan mesum dibalik jeruji? ini suatu hal yg Wow! pelaku jg Wow!Pejabatnya msh pngn ngejabat cuman apaboleh buat dicopot oleh kesalahan sendir
Balas   • Laporkan
ojo_dumeh
29/07/2013
naah loohhh....!!! trs gimana jadinya???
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id