NASIONAL

Sidang Kasus Cebongan Digelar Lagi, Oknum Kopassus Banjir Dukungan

Oknum Kopassus itu terancam hukuman mati.

ddd
Senin, 24 Juni 2013, 09:09
5 dari 12 anggota Kopassus penyerangan Lapas Cebongan menjalani sidang di Pengadilan Militer
5 dari 12 anggota Kopassus penyerangan Lapas Cebongan menjalani sidang di Pengadilan Militer (ANTARA FOTO/Noveradika)

VIVAnews – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Senin 24 Juni 2013, kembali menggelar sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan oleh 12 oknum anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro Jawa Tengah, yang menewaskan 4 tahanan preman titipan Polda DIY yang juga pelaku pembunuhan Serka Heru Santosa – anggota grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro.

Agenda utama sidang hari ini adalah penyampaian eksepsi oleh penasihat hukum dari 12 tedakwa pelaku penyerangan Lapas Cebongan. “Akan disampaikan oleh para penasihat hukum masing-masing,” kata Kepala Tata Urusan Dalam Dilmil II-11 Yogyakarta, Kapten (Sus) Aulisa Dandel.

Setelah penyampaian eksepsi, majelis hakim akan memberi kesempatan kepada Oditur Militer untuk menyampaikan jawaban. “Apakah jawaban Oditur  itu akan disampaikan pada hari ini juga atau tidak, saya belum tahu,” ujar Aulisa.

Setelah Oditur Militer memberikan jawaban, majelis hakim akan menyampaikan putusan sela. “Kapan putusan sela, saya tidak tahu karena tergantung majelis,” kata dia. Lebih lanjut, Aulisa mengatakan pemeriksaan saksi sendiri masih menunggu adanya putusan sela dari majelis hakim.

“Apakah pemeriksaan saksi nantinya menggunakan teleconference atau saksi dihadirkan langsung ke Mahmil, itu kewenangan majelis hakim,” ujar Aulisa.

Sementara aksi dukungan kepada 12 terdakwa penyerangan Lapas Cebongan yang menewaskan 4 tahanan titipan Polda DIY kembali berlangsung di Dinmil II-11 Yogyakarta. Elemen masyarakat atau ormas yang akan turun di antaranya Gafatar, GRIB, FKPPI, Pemuda Pancasila, FJI, FPI, dan sejumlah ormas lainnya di Yogyakarta.

Seperti diketahui, persidangan kasus Cebongan yang melibatkan 12 terdakwa dibagi menjadi 4 berkas, dan setiap berkas diperiksa oleh satu majelis hakim yang berbeda. Berkas pertama dengan terdakwa Serda Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto, dan Kopda Kodik. Sementara berkas kedua dengan terdakwa Sertu Tri Juwanto dan Sertu Anjar.

Rahmanto, Sertu Martinus Robertus, dan Sertu Suprapto, dan Sertu Herman Siswoyo ada di berkas ketiga. Terakhir berkas keempat Ikhmawan Suprapto, Serma Rokhmadi, Serma Sutar, dan Serma Zaenuri.

Baca juga:

Kopassus Penyerang Lapas Cebongan Terancam Hukuman Mati



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
iskakj12
26/06/2013
...semoga hakim mempertimbangkan asas kepentingan dan manfaat bagi masyarakat dalam memutuskan vonis nanti
Balas   • Laporkan
bowos
24/06/2013
Hidup Komnas HAM
Balas   • Laporkan
zuhar | 24/06/2013 | Laporkan
Seandainya ORTU kamu dibunuh preman kamu mau minta bantuan siapa BOWOS. Mudah mudahan ini tdk terjadi pd salah satu keluargamu BOWOS, tp mungkin ada yg mendoakan spt itu padamu bowos
cadcadz
24/06/2013
Hukuman mati? Kalo ampe hukuman mati, pemerintah harus digulingkan, hukumnya RUSAK. Petrus harus dihidupkan buat bantai preman yang makin banyak.
Balas   • Laporkan
gondes
24/06/2013
Lucu sekali lihat aja yg mendukung oknum pembunuh justru ormas2 preman yg sering berbuat anarkis. Seharusnya justru ormas2 preman ini yg disikat abis spy masyarakat tenang, mungkin ormas preman tsb memberi dukungan pd kopassus agar sepak terjangnya aman.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com