NASIONAL

Demo Mahasiswa Jarah KFC, Rektor Nommensen Ditangkap

Warga yang marah melihat aksi anarkis itu malah melempari mahasiswa.

ddd
Selasa, 18 Juni 2013, 07:23
Sejumlah mahasiswa terlibat bentrok dengan polisi di depan gedung DPR/MPR Jakarta, Senin, 17 Juni 2013
Sejumlah mahasiswa terlibat bentrok dengan polisi di depan gedung DPR/MPR Jakarta, Senin, 17 Juni 2013  

VIVAnews - Polisi mengamankan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan, Prof. Dr. Ir. Jongke Tampubolon, saat mengejar puluhan mahasiswa yang berlarian ke dalam kampus setelah dipukul mundur petugas. Jongke diamankan di dalam kampus bersama puluhan mahasiswa itu pada Senin malam, 17 Juni 2013, dan langsung digiring ke Markas Polresta Medan. Puluhan mahasiswa lain yang bersembunyi di rumah-rumah warga juga ditangkap polisi.

Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Ajun Komisaris Besar Niko Afinta, membenarkan hal tersebut. Namun dia mengatakan belum mengetahui apa keterlibatan sang Rektor. Saat ini, dia sedang diperiksa di Mapolresta.

"Semua yang kami tangkap akan kami periksa sejauh mana keterlibatannya dalam aksi ini. Siapa-siapa saja yang melakukan perusakan KFC saat ini masih dicari petugas," kata Niko. "Soal Rektor, saya belum tahu dia terlibat atau hanya terjebak di dalam kampus. Yang ditangkap ini belum tentu semuanya mahasiswa. Banyak juga warga sipil yang ikut bergabung bersama mahasiswa."

Hingga Senin malam kemarin, ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan kampus Nommensen di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

Yang disayangkan, sejumlah pengunjuk rasa lalu berbuat anarkis--merazia kendaraan yang lewat, membakar baliho, dan merusak berbagai fasilitas umum. Puncaknya, mereka lalu menjarah dan menghancurkan restoran KFC di depan kampus. Tak puas melakukan aksi kriminal itu, mereka lalu membakar dua sepeda motor yang berada di lahan parkir KFC.

Hotel Grand Angkasa pun tak luput dari amukan mahasiswa. Kaca-kaca hotel pecah dilempari batu.

Polisi baru tiba sekitar pukul 22.00 WIB, lengkap dengan kendaraan taktis, meriam air, dan mobil barakuda. Terlihat di lokasi, puluhan personel Patra Brimob mengendarai sepeda motor dan membawa senjata laras panjang.

Pengunjuk rasa semakin beringas. Mereka menyambut polisi dengan hujan batu.

Polisi pun menembakkan gas airmata.

Konsentrasi massa terpecah. Mahasiswa berlarian menghindari kejaran aparat. Sebagian terus nekat melawan.

Hingga tengah malam, mahasiswa masih bertahan di Jalan Sutomo Medan. Mereka terus melempari polisi dengan batu. Polisi membalas dengan tembakan gas airmata. Seorang mahasiswa ditangkap di tempat.

Polisi berkali-kali meminta mahasiswa untuk membubarkan diri, tapi malah dibalas dengan lemparan batu oleh mahasiswa.

Situasi makin kisruh karena warga sekitar naik pitam melihat aksi-aksi anarkis mahasiswa itu. Bukannya mendukung demonstrasi, mereka gantian melempari batu ke arah mahasiswa.

Polisi pun merangsek maju mengejar para mahasiswa. Sejumlah mahasiswa Nommensen berhasil ditangkap. Dibantu warga sekitar, polisi berhasil meringkus mahasiswa yang terdesak dan bersembunyi di rumah-rumah warga di sekitar kampus. (kd)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
phoenix88
18/06/2013
anarkis sekali... begini contoh mahasiswa krg kerjaan... rokok naik harga, elu org kgk demo... bbm naik... elu demo2... kyk gk ada kerja aja...
Balas   • Laporkan
frogman
18/06/2013
dasar IDIOT,,,,
Balas   • Laporkan
rossesr
18/06/2013
ini pasti ulah mahasiswa bayaran. gak sadar kalo kelakuannya malah bikin susuah orang lain, lebih susah daripada BBM naik. otak didengkul
Balas   • Laporkan
yoedy.ajja
18/06/2013
menyalurkan aspirasi boleh saja, tpi bikin rusuh, onar itu bukan lagi sikap kaum terpelajar, mahasiswa harusnya mengerti itu, tetapi memang itulah wajah negeri ini,,, otak mahasiswanya udah di taruh di dengkul
Balas   • Laporkan
mohd.rahman.7106
18/06/2013
inget woy sebab musabab nya mahasiswa jdi pada brutal hampir diseluruh kota besar tadi malam,karena BBM mo naek,harga2 psti naek,ni semua karena SIBUYA,kalian jangan cma menyalahkan mahasiswa,pilpres 2009 kemaren kalian milih siapa????jgn jdi bencong dah
Balas   • Laporkan
on-off | 18/06/2013 | Laporkan
Koplak.....
raurusraimu | 18/06/2013 | Laporkan
lu bodoh berarti kalo menganggap demo boleh brutal karena bbm naik
akti
18/06/2013
Komnas HAM? Hak Anarkis Mahasiswa? Keblinger.....bener tuh kata Ahok.. Cuma rebutan mobil Camry
Balas   • Laporkan
positifity
18/06/2013
Komnas HAM mana yah?? ada resto, hotel, motor ma fasum dirusak mahasiswa kok diem aja? apa nunggu mahasiswanya yg dihajar polisi baru muncul?
Balas   • Laporkan
didik2000
18/06/2013
MAHASISWA CALON JADI KORUPTOR DAN PENJAHAT !!! YANG CALON PENGUSAHA NGAK MUNGKIN DEMO, KARENA WAKTUNYA HANYA BELAJAR BELAJAR BELAJAR !!!
Balas   • Laporkan
setan_muda
18/06/2013
oalah,.. nomensen pulaknya sarang para preman beralmamater mahasiswa kasihan warga sekitar, jd pada resah untung masih dilempar batu tuh mahasiswa,.. sempat dilempar tabung gas 3KG. Dasar mahasiswa alay,... Kasihan orang tua kalian di rumah tuh
Balas   • Laporkan
cangkeme
18/06/2013
KAMPUNGAN!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru