NASIONAL

Pramugari Korban Pemukulan Alami Gangguan Pendengaran

Ditemani sang adik, Shita Destya, Febriyani menggelar jumpa pers.

ddd
Jum'at, 7 Juni 2013, 19:24
Nur Febriyani (kiri), ditemani sang adik Shita Destya (kanan).
Nur Febriyani (kiri), ditemani sang adik Shita Destya (kanan).  
VIVAnews - Nur Febriyani,  pramugari Sriwijaya Air yang mengalami kekerasan fisik oleh Ketua Dinas Badan Koordinasi Modal Daerah Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi, Jumat 7 Juni 2013, mengaku mengalami gangguan pada ditelinganya setelah aksi pemukulan itu.

Ditemani sang adik, Shita Destya, Febriyani menggelar jumpa pers di rumahnya di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan. Dia angkat bicara mengenai insiden yang dialaminya.

Menurut pengakuan Febriyani, akibat pemukulan itu, dia mengalami gangguan pendengaran. Hingga kini, terasa ada dengungan di telinga dan cukup mengganggu aktivitasnya.

Kata Febri, pelaporan yang dibuatnya bukan tanpa alasan. Karena setiap kejadian sekecil apa pun  di dalam pesawat harus dilaporkan. Karena itu, berdasarkan saran kapten kapal, kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi.

"Kalau dia bilang cuma nempel itu tidak benar. Yang saya dengar di telinga saya masih ada suara dengung," kata Febriyani.

Diakui Febriyani, pemukulan semacam itu pertama kali dialaminya selama dirinya menjadi pramugari. Menurutnya pemukulan itu adalah hal kejadian paling kasar yang dialaminya.

"Baru pertama kali terjadi. Mungkin memang dulu ada penumpang yang marah, tapi hanya adu argumen saja. Tidak sampai memukul," katanya.

Febriyani pun mengaku apabila dari pihak Zakaria itu akan meminta maaf. Secara pribadi dirinya akan memaaafkan. Tetapi proses hukum akan tetap terus berlanjut  "Kalo minta maaf saya maafkan. Tapi saya ingin proses hukum berlanjut," ucap Febriyani. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
AL
28/06/2013
Keselamatan adalah hal yg paling utama di dlm kendaraan apapun,apalagi pesawat terbang,tindakan tegas perlu diberlakukan agar tdk terulang lagi,proses hukum hrs berjalan krn ini penting,kami mendukung anda ....
Balas   • Laporkan
anshori72
08/06/2013
pejabat yang beruang seakan akan uang bisa dijadikan segalanya untk menyakiti orang lain di anggap dirinya paling hebat ngaku pintar tapi bodoh sdh jelas didalam pesawat tidak boleh menggunakan hp e malah di langgar apa itu yang dinamakan orang pintar
Balas   • Laporkan
telomania
07/06/2013
Lanjutkan...! Masyarakat Indonesia mendukung...! Singkirkan pejabat arogan...!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru