NASIONAL

Dipukul Pejabat, Pramugari Sriwijaya Air Masih Trauma

"Dari sekian banyak penumpang, baru satu yang begini," kata jubir.

ddd
Jum'at, 7 Juni 2013, 08:28
Febriyani, pramugari Sriwijaya Air yang dianiaya penumpang.
Febriyani, pramugari Sriwijaya Air yang dianiaya penumpang. (Twitetr)

VIVAnews – Pramugari Sriwijaya Air, Febriyani, masih trauma dengan penganiayaan yang ia alami dari seorang pejabat Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Febri dipukul dengan gulungan koran oleh Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Babel, Zakaria Umar Hadi, saat pesawat mendarat di Pangkal Pinang, Kamis malam 6 Juni 2013.

Zakaria tak terima ditegur Febri yang memintanya mematikan ponsel ketika pesawat hendak lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Amarah itu ia luapkan ketika pesawat telah mendarat dan sebagian besar penumpang sudah turun dari pesawat.

Pihak Sriwijaya Air pun segera melaporkan perbuatan Zakaria ke Polsek Pangkal Pinang, yang tak lama kemudian menetapkan pejabat daerah itu sebagai tersangka. Zakaria kini mendekam di tahanan Mapolsek Pangkalan Baru, Babel.

“Pramugari Febri hari ini tetap bertugas seperti biasa. Secara psikis, dia masih trauma karena sebelumnya tidak pernah diperlakukan seperti itu,” kata Juru Bicara Sriwijaya Air, Agus Soedjono, kepada VIVAnews, Jumat 7 Juni 2013. Namun trauma itu tak menghalangi Febri untuk bekerja seperti biasa karena itu sudah bagian dari tugasnya.

“Kalau pramugari dibentak dan dimarahi karena pelayanannya salah atau tak bagus, tak apa. Tapi ini kan pramugari menegakkan kebenaran, malah dipukul. Jelas saja dia syok,” kata Agus. Akibat pukulan gulungan koran itu, telinga Febri memar.

Alat-alat telekomunikasi tidak boleh dinyalakan dalam penerbangan dan itu sudah ada dalam peraturan. “Itu melanggar Undang-Undang Penerbangan, dan teguran kami sudah sesuai SOP (standar operasional prosedur), tapi kok penumpang malah tak terima,” ujar Agus.

Menurutnya, baru sekali ini pramugari Sriwijaya Air menghadapi penumpang semacam Zakaria. “Dari sekian banyak penumpang, baru satu ini,” kata Agus. Saat ini pihaknya masih menunggu undangan dari kepolisian apabila polisi membutuhkan keterangan lebih lanjut dari kru Sriwijaya Air. (sj)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
cepot.tea.3591
07/06/2013
ni pejabat ibu atau istrinya bukan cewek x ya.. g pntes bget jdi pejabat. pantesnya jdi apa yaa...?
Balas   • Laporkan
brainsynctech
07/06/2013
KACAMATANYA RUSAK KL JD GA BISA BACA ADA PERATURAN KY GT...
Balas   • Laporkan
spionase.agen007
07/06/2013
Ga usah terlalu lebay memberitakan hal beginian. Pastikan juga bahwa sang pramugari menegur dengan cara sopan. Banyak pramugari perpendidikan rendah biar bisa dibayar murah (terutama lion air). Akibatnya kurang profesional.
Balas   • Laporkan
mas.bro.3194524 | 20/06/2013 | Laporkan
bnyk juga pejabat yg pendidikannya hanya dibeli dgn menggunakan uang rakyat, terutama km kaya ga skolah aja, dgn membuat komentar bgn
rialgate | 07/06/2013 | Laporkan
Terlepas apakah teguran itu dilakukan dengan sopan atau tidak sopan oleh sang pramugari, PANTASKAH pemukulan dengan koran dilakukan oleh kita ??? Be smart, Guy ...
positifity
07/06/2013
Blacklist semua maskapai aja nie orang, biar tau rasa,, kemana2 naik kapal, biar bisa maenin hape sepuasnya diatas kapal..
Balas   • Laporkan
ilo.keny
07/06/2013
memang pejabat yg sok pantas dihukum boleh dimaafkan tetapi hukum tetap jalan
Balas   • Laporkan
anound
07/06/2013
walah, masih ada ya pejabat yg ndeso ?. nyogok tuh jd pejabatnya, moral kecoa.., di ingatkan malah nesu to.. pramugari juga ngorbanin jiwa raga demi kepentingan brsama,.. norak tuh pejabat.
Balas   • Laporkan
mantan.malaikat.9
07/06/2013
ini karena pejabat gak punya moral,dan kurangnya pendidikan pancasila, tangkap dan gebukin dia
Balas   • Laporkan
ida_bagus
07/06/2013
walah angel ow
Balas   • Laporkan
ria.a.aimar
07/06/2013
puaassss.... jengah banget dng kelakuan para pejabat di negri ini!!!!
Balas   • Laporkan
baronbageur
07/06/2013
Pejabat seperti ini pantasnya di SUNTIK MATI ajja ....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id