NASIONAL

Kotori Logo Garuda, Ormas di Yogya Dilaporkan ke Polisi

Penghinaan lambang negara itu terkait sampul undangan diskusi ilmiah.
Minggu, 2 Juni 2013
Oleh : Desy AfriantiDaru Waskita (Yogyakarta)
Lambang negara yang dilecehkan

VIVAnews - Diduga menghina lambang negara, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan ke polisi. Gafatar dilaporkan oleh DPD Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) DIY ke Polda Yogyakarta, Minggu 2 Juni 2013.

Penghinaan terhadap lambang negara itu terkait dengan sampul undangan diskusi ilmiah "Pembudayaan Pancasila Menuju Nusantara Jaya." Dalam sampul itu, gambar lambang negara Garuda Pancasila terbenam atau berlumuran kotoran hewan.

Laporan yang dibuat oleh Ketua DPD GRIB DIY Waljito diterima langsung oleh Kepala SPKT Polda DIY Komisaris Sigit Mugiyanto. Laporan langsung ditindak lanjuti Ditreskrim Polda, yang diwakili Aiptu Sunaryo.

Waljito mengatakan telah terjadi penghinaan terhadap simbol negara lambang Garuda Pancasila yang diatur dalam pasal 68 jo pasal 57 UU 24 tahun 2009 dengan ancaman pidana lima tahun penjara atau denda Rp500 juta.

"Laporan dimaksud agar masyarakat bisa menghargai terhadap simbol-simbol negara yang diatur undang-undang. Jangan seenaknya melecehkan dan semaunya menggunakan simbol negara tersebut dengan tidak semestinya," kata dia di Mapolda DIY.

Menurutnya, cover undangan diskusi ilmah yang dibuat oleh ormas Gafatar telah menyakiti hati masyarakat Indonesia dan menghina lambang negara. "Kami tidak terima lambang negara dihina, dilicehkan," kata Waljito. (ren)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found