NASIONAL

Ketua MPR: Warga Indonesia Perlu Wajib Militer

Wajib militer masuk dalam RUU Komponen Cadangan Negara (Komcad).

ddd
Jum'at, 31 Mei 2013, 06:51
Ketua MPR Taufik Kiemas
Ketua MPR Taufik Kiemas (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Wajib militer bagi setiap warga negara Indonesia masuk dalam Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan Negara (RUU Komcad). RUU  ini masih belum menjadi prioritas dalam pembahasan RUU di DPR.

Pembahasan RUU Komcad tergantung pada berlangsungnya RUU Keamanan Nasional (Kamnas). Namun beberapa tokoh setuju jika setiap warga negara Indonesia wajib mengikuti pelatihan militer.

Salah satu yang mendukung adalah Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Taufik Kiemas. "Perlu (wajib militer). Tiap negara di dunia ada wajib militer, itu komponen cadangan. Saya setuju," kata Taufik.

Wajib militer ini, lanjut Taufik, tidak hanya berguna jika terjadi perang saja. Tetapi bisa digunakan pada saat terjadi gempa. Masyarakat sudah dibekali dengan kemampuan menangani berbagai masalah. "Masalah gempa juga harus siap siaga," kata politisi senior PDIP itu.

Taufik mengimbau masyarakat tidak khawatir dengan adanya wajib militer ini. Sebab, sebenarnya, kewajiban membela negara adalah amanat Undang-Undang Dasar. "Jadi jangan khawatir."

Pasal 6 ayat 3 RUU Komcad menyebutkan, Komponen Cadangan disusun dalam bentuk satuan tempur, yang disesuaikan dengan struktur organisasi angkatan sesuai masing-masing matra.

Selain itu, dalam Pasal 8 ayat 3 berbunyi, pegawai negeri sipil, pekerja, dan buruh, yang telah memenuhi persyaratan, wajib menjadi anggota komponen cadangan. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
darkzz
31/05/2013
Bagus..nantinya jiwa korsa perlahan-lahan tertanam dlm masyarakat WAMIL,sbgai Prajurit dia menghormati Panglima.tinggal tunggu Perintah Panglima untuk Serang dan akhirnya Kudeta terjadi.orang2 kotor ber-Perut buncit Hilang smua dri Parlemen.MERDEKA!!!!
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
31/05/2013
Pak Taufik ini kan sering salah baca, maksud beliau bukan Wajib Militer , tapi WAJIB MENGHAMILI..ikut pak..sayaa...
Balas   • Laporkan
aom_gusman
31/05/2013
Bagus lah, biar tambah pinter tawuran nya. Sikap mental manusia-2 seperti disini, dipake bela negara engga, malah di pake tawuran antar kampung nantinya.
Balas   • Laporkan
joe_rayya
31/05/2013
Setuju pak Taufik, biar rakyat Indonesia gak manja, bentar2 demo. mental bangsa udah kayak mental anak kecil. Absolutely saya siap membela negara.
Balas   • Laporkan
bungsakeera
31/05/2013
Usul saya: Ada Kamcad Anti Koruptor, ini musuh kita sesunnguhnya!
Balas   • Laporkan
penonton1
31/05/2013
setuju pak, tolong angkatan pertama diisi dengan anak-cucu-cicit pejabat DPR yg manja & arogan semua, kaci contoh, jangan cuman pandai omong jak!!!
Balas   • Laporkan
soeryoadjiewibowo
31/05/2013
NDAK PENTING/NDAK PERLU" Seluruh WNRI wajib HUKUMNYA MENGAMALKAN "Syair lagu PADAMU NEGERI" Jiwa&Raga HANYA UTK Indonesia dlm "KEHIDUPAN SEHARI-HARI,kalau utk PARTAI (WAMIL)sangat "BERBAHAYA" Ditambah DUITNYA SIAPA ...? MAHAL LHO....
Balas   • Laporkan
arya_tedja
31/05/2013
ANGGOTA DPR memang SAKIT JIWA, rakyat masih kelaparan lo ajak wajib militer! Yang ada tingkat kerusuhan, pembunuhan, pemerkosaan akan meningkat tajam karena akan berlaku siapa yang terkuat akan menang! Lo bekali dulu rakyat dengan pendidikan tinggi!
Balas   • Laporkan
lamto
31/05/2013
POLITIKUS NGAWUUURRR..., SEJAHTERAHKAN DULU RAKYAT BARU ADAKAN WAMIL. SEKEDAR BUAT MAKAN AJA MSH BYK YG SUSAH, KO MALAH WAMIL, GEMBLUNG!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com