NASIONAL

Sebelum Sayat Perut Korban, Fredi Sodomi Bocah Itu

Kepada petugas dia mengakui sempat menyodomi bocah malang itu.

ddd
Kamis, 30 Mei 2013, 14:47
F Fredi (30), pelaku pembunuhan terhadap M Muslim (8).
F Fredi (30), pelaku pembunuhan terhadap M Muslim (8).  

VIVAnews - F. Fredi (30), tidak hanya menyayat perut Muhammad Muslim (8).  Pada Jumat 24 Mei 2013, pria yang menurut keluarganya menganut ilmu hitam itu juga mensodomi korbannya sebelum meninggal dunia.

Fredi melarikan diri setelah menyayat perut dan menusuk dada Muslim dengan pisau. Saat bersembunyi di rumah kerabatnya, dia ditangkap polisi dari Polsek Cisoka Tangerang pada Selasa, 21 Mei 2013.

Dini hari tadi, Fredi sudah tiba di Polresta Palembang. Kepada petugas dia mengakui sempat menyodomi bocah malang itu sebanyak satu kali.

"Dia waktu itu saya jemput dan ajak main Play Stasion di rumah. Sedang asyik main saya langsung ajak kekamar dan saya sodomi satu kali. Dia sempat berontak tapi saya pegang biar diam," kata tersangka.

Takut Alim panggilan M. Muslim berteriak, Fredi lantas menusuk bocah itu dengan pisau dapur sebanyak dua kali.

"Waktu akan jatuh ke lantai langsung saya sambut tubuhnya, agar tak terjadi benturan di lantai, dia masih sadar saya sayat lagi perutnya hingga dia pingsan," kata tersangka yang masih melajang itu.

Saat mengeksekusi Alim, tersangka diteriaki ibu kandungnya. Lantaran cemas, Fredi langsung melarikan diri lewat jendela kamarnya.

"Ibu saya berteriak, saya langsung lari," kata tersangka.

Fredi juga mengakui liang kubur di samping rumahnya untuk mengubur tubuh Alim. "Hanya satu lubang, di kamar juga sudah ada kain kafan dan persiapan untuk mayat. Lubang itu, saya gali dua hari sebelum mengeksekusi Alim," ujarnya.

Dia juga mengakui sedang mempelajari ilmu dari salah satu gurunya di Jawa. "Saya memilih anak kecil, karena anak kecil itu masih suci dan tubuhnya halus. Jadi saya pilih dia," kata tersangka yang bergelar sarjana manajemen informatika ini.

Kapolsek Kalidoni, Akp Tri Sumarsih mengatakan, tersangka diamankan di rumah kerabatnya di Tangerang Banten, Jawa Barat.

Dari keterangan orangtuanya, polisi kemudian menghubungi petugas Polres Tangerang. Saat tiba di rumah keluarganya, Fredi langsung dibawa menuju Polres Tangerang.

"Pelaku langsung kita amankan dan langsung dijemput ke Polres Tangerang," katanya. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
chandroe
30/05/2013
orang gila, iblis, manusia laknat, klo yg begini cma dihukum bbrp taooon aja mending dijadiin makanan buaya nih binatang, kebangetan klo pengadilan cm menghukum bbrp taooon, minimal hukuman matiii tanpa disiksa nih iblis
Balas   • Laporkan
wakuteh
30/05/2013
Kalau urusan Politik ada aktor Intelektualnya, jadi jika tidak di usut siapa Gurunya maka kejadian ini akan terulang lagi...lagi...&lagi....
Balas   • Laporkan
apa_aja
30/05/2013
homosek pasti dibarengi penyakit kejiwaan lain.
Balas   • Laporkan
bang.resma
30/05/2013
saya suka berita berita dr viva news
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com