NASIONAL

Telusuri Sekte Seks Bebas, Polisi Gandeng Pemuka Agama

Polisi hingga saat ini belum mendapatkan data-data kongkrit.

ddd
Rabu, 29 Mei 2013, 15:01
Ilustrasi
Ilustrasi (doc Corbis)
VIVAnews - Polrestabes Bandung masih menelusuri penyebar informasi menyesatkan soal surat perintah ritual seks bebas untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bandung yang ditandatangani Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Bandung (Kaperpusda).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan, surat perintah itu dipastikan palsu. Dan berkaitan dengan beredarnya surat tersebut, polisi sudah mengkonfirmasi Kaperpusda Bandung. Yang bersangkutan menyangkal sebagai pembuat surat itu.

Polrestabes Bandung saat ini sudah menjalin komunikasi dengan para pemuka agama yang ada di kota Bandung untuk menyelidiki isu tersebut.

"Kami juga sudah menjalani komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)," jelasnya saat ditemui di acara PT Pos dan Giro di Jalan Cilaki, Rabu 29 Mei 2013.

Abdul Rakhman tidak menyangkal bila pihaknya sudah mengetahui isu tersebut. Namun, belum bisa dipastikan tentang kebenarannya karena pihaknya belum mendapatkan data-data kongkrit.

Dalam lampiran surat itu tercantum 10 nama PNS, di antaranya lima laki-laki dan lima perempuan. Dalam surat perintah itu juga disebutkan, kalau kegiatan tersebut sudah dianggarkan dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Keperpusda No DPA : 1.24. 01.01.03.52 tanggal 1 Januari 2013.

Mereka yang telah melakukan ritual tersebut juga diharuskan melaporkan hasilnya kepada kepala kantor dan pemimpin jamaah terkait. Surat Perintah Seks Bebas PNS Bandung, Polisi Bentuk Tim Khusus. (umi)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
taiki
31/05/2013
mana FPI?? mana?????
Balas   • Laporkan
tojul
31/05/2013
ada roh hewan pada manusia tsb......ya jadi sama seperti hewan
Balas   • Laporkan
belakebenaran
29/05/2013
apa bedanya dgn binatang
Balas   • Laporkan
diaspora | 29/05/2013 | Laporkan
tentu saja lbh rendah binatang.
diaspora
29/05/2013
seks bebas/seks tanpa nikah, hanya dilakukan oleh manusia bermental hewan.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com