NASIONAL

Keluarga: Kalau Suka Briptu Rani Nikahi Saja, Jangan Dilecehkan

Briptu Rani mengalami depresi karena dilecehkan oleh sang atasan.

ddd
Sabtu, 25 Mei 2013, 06:05
Briptu Rani.
Briptu Rani.  
VIVAnews – Briptu Rani Indahyuni Nugrahaeni, polisi wanita Polres Mojokerto Jawa Timur, dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang setelah hampir tiga bulan tidak masuk kantor. Namun pihak keluarga mengatakan, Briptu Rani bukannya sengaja mangkir dari dinas. Rani yang foto-foto tak senonohnya beredar di dunia maya itu disebut mengalami depresi karena dilecehkan oleh sang atasan.

“Kaki Briptu Rani digelitik dengan kaki oknum atasannya. Lalu saat pengukuran baju dinas Polres, oknum atasan itu langsung mengukur Briptu Rani layaknya tukang jahit, sambil memegang-megang dia,” kata Ibunda Briptu Rani, Raya Boru Situmeang, kepada VIVAnews di kediamannya di Ujung Berung, Bandung, Jumat 24 Mei 2013.

Raya mengatakan, Briptu Rani menceritakan pelecehan yang ia alami itu pada dirinya sekitar tiga bulan yang lalu. Pihak keluarga pun tak terima dengan perlakuan yang diterima Rani. “Saya tidak habis pikir kenapa oknum atasannya sampai sebegitunya. Kalau memang suka sama Rani, nikahi saja, jangan dipermainkan,” kata nenek Rani, Dermawan Nasution, yang langsung datang dari Medan begitu melihat pemberitaan seputar cucunya mencuat di media.

“Saya sedih melihat Rani. Yang dialami cucu saya itu kelewatan. Dia bukan penjahat,” ujar Dermawan. Keluarga Rani sendiri sudah melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual ini ke Mabes Polri sepekan yang lalu. Keluarga berharap ada keadilan untuk Rani.

Ibunda Rani mengatakan, saat ini putrinya berada di rumah pamannya di Jakarta, dengan kondisi sangat buruk. “Dia takut bertemu orang lain selain keluarganya. Dia takut karena ada tekanan dari tempatnya bertugas,” kata Raya.

Selain dipegang-pegang oleh atasannya, ujar Raya, Rani juga diperintah oknum atasannya untuk menemani karaoke tamu-tamu sang atasan hingga larut malam dengan mengenakan baju bebas, bukan seragam polisi. “Masak tugas polwan menemani tamu pimpinan malam-malam?” kata Raya.

Tak bawa kabur uang

Raya juga membantah tudingan bahwa Rani membawa kabur uang kantor senilai ratusan juga rupiah. “Tidak ada uang yang dia bawa kabur. Rani juga tidak diculik. Dia sedang depresi berat, dan dalam masa penyembuhan di Jakarta,” kata dia.

Sebelumnya, Polres Mojokerjo sendiri telah mengatakan bahwa Rani sama sekali tak membawa uang operasional kantor ketika menghilang. “Briptu Rani masuk DPO bukan karena membawa uang kantor, tapi murni karena pelanggaran disiplin tidak masuk kantor selama tiga bulan,” kata Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati.

Propam Polda Jawa Timur telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki apa yang sesungguhnya terjadi dengan Briptu Rani. “Tim ini akan menguak jati diri polisi wanita itu, termasuk rekam jejaknya selama menjadi anggota polisi di Polres Mojokerto,” kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Pol Suhartoyo.

Tim itu juga akan menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang menimpa Briptu Rani. “Kami masih mencari keterangan dari saksi-saksi beserta bukti-buktinya,” ujar Suhartoyo. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
raurusraimu
16/06/2013
jangan pernah percaya dan bergaul atas mahluk yang bernama polisi sampai kapanpun juga dan apabila sudah terlanjur berteman waspada dan jaga jarak agar tidak menyesal dikemudian hari
Balas   • Laporkan
sigit.wismoko
25/05/2013
udah resiko kalau jadi orang cantik, apalagi dilingkungan cowok yg genit dan para suami takut istri, pasti deh jadi makanan tangan jahil,...sabar sabar aja briptu Rani, masalahmu dlm proses
Balas   • Laporkan
khofie.bae
25/05/2013
Dari 100% Total polisi di indonesia 98% Bejat ! Masyarakat banyak berkata POLISI itu Rampok berseragam. Masyarakat sudah tidak percaya sama polisi sebagai Figur pembela Rakyat,Malah yang terbukti dikalangan Masyarakat polisi dibenci Rakyat atas ulahnya.
Balas   • Laporkan
skyediting
25/05/2013
Tim ini akan menguak jati diri polisi wanita itu, termasuk rekam jejaknya selama menjadi anggota polisi di Polres Mojokerto,....mestinya bukan rekam jejaknya Rani yang dicek melainkan rekam jejak atasannya yg selalu melecehkannya itu!
Balas   • Laporkan
jadul | 25/05/2013 | Laporkan
kan selaku anak buah harus taat pada pimpinan... gitu loh...
telomania
25/05/2013
Sepertinya lebih percaya cerita ini drpd cerita polisi Mojokerto...! Betapa brengseknya polisi sdh sangat keterlaluan...!
Balas   • Laporkan
tonee
25/05/2013
memang bukan institusinya.....tpi emgn kbnykan orang yg busuk d sana
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru