NASIONAL

KPK Segera Sidang Luthfi Hasan dan Fathanah

KPK menaikkan dua berkas perkara tersebut ke tahap penuntutan.

ddd
Rabu, 15 Mei 2013, 19:30
Berkas perkara Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah naik ke tahap penututan.t
Berkas perkara Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah naik ke tahap penututan.t (ANTARA)
VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menaikkan dua berkas perkara tersangka Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah ke tahap penuntutan. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera dan teman lamanya itu terjerat kasus suap penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Direncanakan LHI dan AF akan dinaikan ke tahap II, penuntutan pada pekan depan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP, di kantornya, Rabu 15 Mei 2013.

Johan menuturkan, KPK saat ini tengah melangkapi berkas perkara kedua tersangka tersebut. Sementara itu, terkait data-data baru serta kesaksian yang terungkap dalam persidangan, kata Johan, KPK terus melakukan validasi.

"Sekecil apapun pengakuan berupa informasi, data-data dan pengakuan tentu akan divalidasi," ujarnya.

Kasus korupsi penambahan kuota daging impor sapi di Kementan berhasil diungkap KPK saat operasi tangkap tangan di sebuah hotel di Jakarta.

Tiga orang yang ditangkap dalam operasi itu adalah Direktur PT Indoguna Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, serta Ahmad Fathanah, orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi telah disidang di Pengadilan Tipikor. Sementara, KPK juga telah menetapkan Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman sebagai tersangka. (sj)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
skinhead
16/05/2013
nah iya gitu deh lebih cepat lebih baik...jangan ampe ngambang pe 2014.nama KPK dipertaruhkan.
Balas   • Laporkan
piscok
16/05/2013
tidak terbuktipun, mrk pasti akan dipenjara .....
Balas   • Laporkan
skinhead | 16/05/2013 | Laporkan
klo pe spt itu KPK berarti ditunggangi kepentingan Politik.
diaspora
16/05/2013
jika terbukti bersalah. maka kedua orang ini layak utk dikurung di ragunan.
Balas   • Laporkan
skinhead | 16/05/2013 | Laporkan
mampu aja mas...tapi setelah PEMILU 2014
profit.izzudin | 16/05/2013 | Laporkan
JIKA TIDAK BERSALAH MAKA MEDIA HARUS MEMBERSIHKAN NAMANYA, TAPI MAMPUKAH?


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru