NASIONAL

Klewang Bisa Setubuhi Anggota Geng Motor Sinchan

Mereka harus berhubungan badan dengan Klewang bila ingin bergabung.

ddd
Selasa, 14 Mei 2013, 14:31
Klewang, panglima geng motor
Klewang, panglima geng motor (TV One)

VIVAnews - Mardijo alias Klewang, Panglima Besar geng motor Exalt to Coitus (XTC) punya kuasa penuh atas hidup seluruh anak buahnya. Sejumlah persyaratan harus mereka penuhi bila ingin masuk geng motor pimpinannya.

Bahkan, khusus untuk anggota geng motor Sinchan (Sindikat Hantu Nekat) yang seluruh anggotanya perempuan, kabarnya mereka sampai harus bersedia, astagfirullah, berhubungan badan dengan Klewang bila ingin bergabung.

"Klewang memang suka memaksa anggotanya berhubungan badan. Laporan mengenai kejadian ini sedang kami dalami," kata Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Pol. Adang Ginanjar, Selasa, 14 Mei 2013.

Anggota geng motor Sinchan diperkirakan mencapai 100 orang. Tidak sedikit dari mereka adalah gadis remaja yang masih berstatus sebagai pelajar. Mereka kebut-kebutan sembari melakukan berbagai aksi kejahatan.

Tidak hanya Klewang, anak buahnya yang sudah berstatus panglima juga boleh berhubungan badan sesuka hati dengan anggota geng Sinchan.

Geng XTC memang beranggotakan para kriminal. Dari hampir 500 anggotanya, ada sekitar 50 orang yang tercatat sering melakukan berbagai tindak kejahatan. Mereka ini adalah kelompok garis keras dan merupakan anggota Klewang yang paling loyal.

Banyak laporan masuk, mereka kerap melakukan berbagai aksi kekerasan dan perampasan, mulai dari uang tunai maupun sepeda motor, sampai perusakan fasilitas-fasilitas umum di Pekanbaru. 

Pada tahun lalu, Markas Polresta Pekanbaru pernah dilempari anggota geng ini. Tak cuma merusak kantor polisi, kawanan Klewang juga merusak kaca Bank Lippo, studio foto, warnet, dan mobil yang parkir di jalanan Pekanbaru. Mereka menyerang karena tidak terima Klewang ditangkap. '

Polisi pun menangkap 15 anggota geng ini. Satu pelakunya adalah seorang wanita. Mereka kebanyakan berusia belasan tahun dan masih pelajar SMP dan SMU. (kd)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
radenmas1
15/05/2013
Keparat...! Jangan ngaku polisi kalau gak bisa ngabisin munyuk ini...!
Balas   • Laporkan
jawa.dayak
15/05/2013
udahlah...suruh dia melarikan diri, nanti kira-kira udah 4 meter tembak aja dari belakang sekali, abis itu tembak ke udara 3 kali....selesai dah urusan.
Balas   • Laporkan
agung73
15/05/2013
Polisi bukannya gak sanggup memberantas gank motor,mereka sangat mudah diberantas klau ada kemauan dr aparat,keberadaan mrk sangat jelas,dimana sarangnya dan dmn daerah oprasinya,ini yg mnjadi pertanyaan jangan2 memang sngaja dibiarkan olh aparat
Balas   • Laporkan
thesilencer
14/05/2013
na'udzubillah min dzalik.
Balas   • Laporkan
reffhakyns
14/05/2013
yg bego...justru para anggotanya itu genk motor...udah tau .bukan sebuah komunitas.yg positif.knapa pada daftar?..yg parah lagi moral para anggota cewek..yg gampang mau di setubuhi..hanya krna sebuah kebanggaan kelompok...
Balas   • Laporkan
sutantantina
14/05/2013
Komnas HAM, Kontras, apakah anda tidak tahu ada yang beginian di Negeri ini. Jangan mengkritisi aparat saja dong, penjahat yang seperti ini juga harus di soroti
Balas   • Laporkan
gardewakiller.proimmortalz
14/05/2013
PAEHAN WELAH CUCUNGUK NU KIEU ULAH AYA D INDONESIA ,NGARESAHKEUN WAE PAGAWEANA TH,JINAH JEUNG JINAH EK IRAHA MAJUNA ATH!
Balas   • Laporkan
samasaja
14/05/2013
Berita ini menyita tema2 nasional yg lebih penting, ada BBM yg belum selesai, Ganti Menkeu, dan banyak yg laen. Editor ga kerja nkale ya? atau memang mau nutupi yg busuk2 ya?
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
14/05/2013
Pak Polisi kalau memang ngga mampu, Selesaikan saja sama KOPASSUS...dijamin pasti tuntas tas tas...
Balas   • Laporkan
onlinejaya.com | 15/05/2013 | Laporkan
betul gan... paling cuma modal 1 peluru udah beres... mantap gan.
arif.wise29
14/05/2013
Hukum mati saja Makhluk ini ,,
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru