NASIONAL

Pimpinan KPK Siap Bantu Johan Budi Hadapi PKS

"Ada yang terganggu gerakan ATM-isasi partai."

ddd
Selasa, 14 Mei 2013, 11:27
Juru bicara KPK Johan Budi bersama pimpinan KPK
Juru bicara KPK Johan Budi bersama pimpinan KPK (VIVAnews/ Muhamad Solihin)
VIVAnews - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pembelaan terhadap Johan Budi, juru bicara KPK yang dilaporkan ke Mabes Polri atas perbuatan tidak menyenangkan. Johan Budi dipolisikan bersama dengan 9 penyidik KPK oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Pimpinan akan backup, walaupun Mas Johan tampak santai saja," kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa 14 Mei 2013.

Busyro menilai, laporan PKS terhadap Johan Budi tidak relevan. Sebagai juru bicara, Johan hanya memenuhi hak media untuk memperoleh informasi. Lagipula, kata Busyro, apa yang disampaikan Johan bersifat standar. "Ini kok malah dikriminalisasi, oleh partai lagi," ujarnya.

Menurutnya, Johan selalu maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai juru bicara KPK. Bahkan dalam menyampaikan informasi kepada publik, Johan tidak menggunakan kalimat yang keras, apalagi kasar terhadap elit PKS.

Namun Busyro menganggap sikap PKS kepada Johan merupakan risiko jabatan, karena KPK sudah mengusut korupsi politik yang dilakukan elit partai.

"Ada yang terganggu gerakan ATM-isasi partai lewat pundi-pundi negara, yang seharusnya dijaga dengan penuh amanah dan kejujuran, dan menjauhi dusta-dusta politik yang merupakan 'dosa jariyah'," kata Busyro.

Di kantor Bareskrim Mabes Polri, tim pengacara PKS, Faudjan Muslim menegaskan, pernyataan Johan Budi yang dinilai telah menuduh PKS adalah saat menyebut PKS menghalangi eksekusi penyitaan Penyidik KPK.

Sekjen PKS, Taufik Ridlo mengatakan, semua yang dilakukan partainya adalah sebagai sebuah pembelajaran. "Tidak ada sentimen terhadap KPK sebagai institusi. Ini pembelajaran demokrasi untuk masyarakat," katanya.

Menanggapi laporan PKS itu, Johan Budi mempersilakan pihak PKS melaporkannya ke kepolisian. "Silahkan saja, itu hak semua orang. Saya siap sebagai warga negara yang taat hukum," katanya.

Dia menyerahkan kepada kepolisian untuk menilai, apakah dirinya dan para penyidik memenuhi unsur-unsur yang dituduhkan.

"Itu hak mereka. Tapi saya ulangi bahwa sejak awal disampaikan, KPK mengusut kasus LHI dan AF, tidak terkait dengan PKS," kata Johan. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
01203
14/05/2013
johan budi lebih santun dari pks....partai islami haha..ko kbakaran jenggot..islam itu menjunjung tinggi kebenaran..dan akan senantiasa mencintai kpk..demokrat aja partai nasionalis legowo..ini ktanye islamis ..malu2in.jngn bwa2 agama deh ah
Balas   • Laporkan
striker10
14/05/2013
LHI bru terduga tp udh di vonis abis2an..oke,Gpp pak lhi maju trus hadapin KPK...usut ampe se akar2nya si fathanah itu,,dy bukan dr kader pks,hy tmn LHI...tkut'y da sabotase buat ngancurin PKS..teman mkn temen
Balas   • Laporkan
m.fadli
14/05/2013
Masyarakat indonesia sedang dicuci otaknya dengan berHALA baru yang bernama KPK.. perintahnya adlh sabda yang wajib ditaati, karena memiliki catatan yang lebih lengkap dari malaikat, mereka yang ditangkapnya pasti masuk neraka...
Balas   • Laporkan
bahasyir | 14/05/2013 | Laporkan
Amiiiin, mereka yang ditangkapnya pasti masuk neraka...
striker10
14/05/2013
gulung KPK biar ksh pelajaran...biar ga sok berkuasa,,biar ini di tangani sma polri...klo sma ksus hambalang & century KPK nyantei2 ja..tersangka'y jg msh berkeliaran/..
Balas   • Laporkan
anticorrupt
14/05/2013
Oknum Petinggi PKS telah bikin malu umat Islam karena memperdaya (melakukan tindakan korupsi & kawin siri) dengan menggunakan dakwah. Mereka seperti SETAN yg berwujud manusia
Balas   • Laporkan
aganbesar
14/05/2013
ngomoong oppooo iki
Balas   • Laporkan
edogawa55
14/05/2013
pembelajaran demokrasi untuk rakyat itu maksudnya apa?? apa yang bisa kita pelajari??
Balas   • Laporkan
anacintaindonesia
14/05/2013
KPK MAJU TERUS!! JANGAN CUMA KASUS INI DOANG.. CENTURY, HAMBALANG, KASUS PAJAK CIKEAS, DLL...YANG SUDAH KADALUARSA, MANAAAAA...:D
Balas   • Laporkan
kevuryan | 14/05/2013 | Laporkan
jangan nuntut aja, berpartisipasi jauh lebih baik, misi kpk di situasi saat skrg harus dimaklumi, selain keterbatasan juga banyak pihak yang mencoba menjegal kpk. kasus korupsi itu gak segampang krimnal biasa!!!
jzikr
14/05/2013
disaat corong MEDIA lebih berkuasa, maka OPINI lebih dianggap Benar dari KEBENARAN itu sendiri dan bisa mengalahkan FAKTA
Balas   • Laporkan
blondot2012
14/05/2013
Ada 2 istilah baru dari Busro "gerakan ATM-isasi partai lewat pundi-pundi Negara" dan "dusta-dusta politik yang merupakan 'dosa jariyah'" Ironisnya ini dilakukan oleh PKS
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com