NASIONAL

Pelempar Bom Pos Polisi Jaringan Teroris di Bandung

Pelaku adalah anak buah teroris yang ditangkap di Cipacing, Bandung.

ddd
Selasa, 14 Mei 2013, 11:03
Anggota tim Densus 88 melakukan penggerebekan dan penangkapan teroris di salah satu rumah kontrakan di Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah, Kab. Bandung, Jabar, Rabu (8/5/2013).
Anggota tim Densus 88 melakukan penggerebekan dan penangkapan teroris di salah satu rumah kontrakan di Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah, Kab. Bandung, Jabar, Rabu (8/5/2013). (ANTARA)
VIVAnews - Pelaku pelemparan bom ke Pospolantas dan pembacok polisi di Tasikmalaya, Senin malam, adalah satu anggota jaringan teroris yang digerebek di Cigondewah, Bandung, Rabu pekan lalu. 

Pelaku juga merupakan anak buah tersangka Maksum yang ditangkap di Cipacing, Kecamatan Cikeruh, Kabupaten Bandung, Selasa 7 Mei 2013 lalu. "Pelaku atas nama SL," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul melalui pesan singkat, Selasa 14 Mei 2013.

Martinus tidak menampik bahwa pelaku memang terkait dengan jaringan teroris. 
"Yang bersangkutan anak buah M,  yang ditangkap di Cipacing, Jatinangor pada hari Selasa lalu," terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Kapolda Jabar, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, dalam pesan singkat yang diterima wartawan. "Betul anak buah Maksum yang ditangkap di Cipacing," katanya.

Saat ini jenazah pelaku yang diketahui berinisial SL tersebut tengah di indentifikasi di Ruang Kedokteran Polisi Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Mohammad Toha.

Jenazah tiba di RS Bhayangkara Sartika Asih sekitar pukul 03.30 WIB, setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Tasikmalaya.

Sebelumnya, pelaku pelemparan bom di Pos Polisi Perempatan Jalan Mitrabatik, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat, tewas setelah ditembak anggota polisi lalu lintas, Senin 13 Mei 2013.

Pelaku yang diduga teroris itu ditembak karena bertindak brutal dengan menodongkan senjata, menusuk dan membacok seorang polisi berkali-kali dengan badik. “Dua tembakan mengenai kepala dan dada,” kata Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Iwan Iman Susilo.

Sementara polisi lalu lintas yang mengejar pelaku, Aiptu Wijartono, ambruk karena ditusuk dan dibacok enam kali di bagian dada, tangan, wajah, dan kaki.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
frogman
14/05/2013
ayo pak,,,,hajar terus teroris2 sesat itu.....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com