NASIONAL

Polisi Yang 'Duel' dengan Terduga Teroris di Tasikmalaya Masih Kritis

Korban terkapar dengan 6 luka tusuk di dada, tangan, wajah, dan kaki.
Selasa, 14 Mei 2013
Oleh : Eko Priliawito
Pos polisi di Tasikmalaya dilempar bom pipa
VIVAnews - Kondisi Ajun Inspektur Satu Wijartono, yang ambruk setelah ditusuk terduga teroris di depan pos polisi Jalan Mitrabatik, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat, masih kritis.

Disampaikan Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Iwan Iman, korban terkapar setelah ditusuk dan dibacok enam kali di bagian dada, tangan, wajah, dan kaki. Akibat luka parah itu, Aiptu Wijartono harus menjalani operasi untuk dibersihkan lukanya.

Dari pantuan VIVAnews Selasa pagi, 14 Mei 2013, Pos Polisi Mitra Bhatik yang berada di Kota Tasikmalaya masih jadi tontonan warga. Lokasi kejadian masih diberi garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Tak hanya itu, tak jauh dari pos polisi, sebuah lahan parkir di Jalan Cipedes II Kota Tasikmalaya, yang menjadi lokasi penembakan terduga teroris juga masih ramai dikunjungi warga.

Menurut saksi mata, Rahmat, dalam pelariannya, pelaku berusaha menembak anggota polisi menggunakan senjata api rakitan. Namun upaya tersebut gagal setelah senjatanya macet dan tidak meletus.

Pelaku kemudian menyerang anggota polisi menggunakan badik sebelum akhirnya dilumpuhan oleh Briptu Wahyu, rekan Aiptu Wijartono dengan dua kali tembakan.

Sekitar pukul 24.00 WIB, benda yang diduga bom dalam bentuk pipa itu sudah dibawa tim Gegana Polda Jawa Barat. Dari identifikasi awal, bom pipa itu memiliki daya ledak yang tinggi.

Hingga kini, pelaku yang ditembak mati masih diidentifikasi di  Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung. Belum diketahui identitas pelaku dan apa motifnya melakukan penyerangan di pos polisi tersebut. (adi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found