NASIONAL

Jejak Kejahatan Klewang, Kenal Penjara Sejak 1974

Dia ke luar masuk penjara karena kasus pencurian dan penganiayaan.

ddd
Senin, 13 Mei 2013, 12:12
Klewang, panglima geng motor pemerkosa wanita.
Klewang, panglima geng motor pemerkosa wanita. (TV One)

VIVAnews - Klewang alias Mardijo memang bukan preman sembarangan. Pria 57 tahun itu sudah masuk penjara sejak 1974, saat usianya baru 18 tahun. Sejak saat itu, sejumlah kasus kriminal pernah dicicipinya.

Disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar, Senin, 13 Mei 2013, pada tahun itu Klewang terlibat kasus pencurian. Dia dihukum kurungan penjara 7 bulan.

Selama beberapa tahun setelah ke luar penjara, keberadaan Klewang tidak diketahui. Baru pada 1996 dia kembali ditangkap polisi karena terlibat kasus penganiayaan. Dia kemudian dipenjara selama 10 bulan.

Setelah ke luar penjara yang kedua kalinya, Klewang dikabarkan merantau ke luar Riau. Lama tak ada kabar, pada tahun 2011 Klewang kembali masuk penjara Riau. Dia terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor dan ditahan selama 7 bulan

"Setelah Klewang bebas, 2012 anak tersangka gantian kami tangkap. Dia diduga kuat sebagai ketua geng motor," kata Adang Ginanjar kepada VIVAnews.

Sebelum ditangkap, nama Klewang memang menakutkan bagi sebagian masyarakat di Pekanbaru karena aksi biadabnya dan perbuatan sadis anak buahnya kepada para korbannya.

Bersama anak buahnya, dia tak segan melukai warga dengan samurai dan parang. Berbagai kejahatan seperti penjamberatan, perampokan, perusakan fasilitas umum dan memperkosa kerap dilakukan Klewang.

Kini, aksi sang panglima geng motor itu berakhir. Pekan lalu, Jumat 10 Mei 2013, Klewang ditangkap polisi setelah memerkosa seorang perempuan yang dilakukan di depan anak buahnya. Klewang mengakui kejahatannya kepada polisi dan mengaku punya 300 anggota geng motor di bawah kendalinya. Kini aparat kepolisian mengejar mereka semua. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ghoibi
13/05/2013
Klewang, laporlah ke KOMNAS HAM bahwa hak anda utk merampok, perkosa dan merampas sdh dikekang polisi. Mintalah batuan pengacara yg kurang kliennya ngadu ke KOMNAS HAM agar petugas KOMNAS tidak makan gaji buta
Balas   • Laporkan
radenmas1 | 14/05/2013 | Laporkan
wkwkwkwkwwk......! Hidup Kopassus.......
pop282007
13/05/2013
keluar masuk penjara dari tahun 1974? ternyata Penjara bukan tempat orang jadi "baik"..tapi malah mendidik orang jahat makin jahat..
Balas   • Laporkan
vanboerix
13/05/2013
PETRUS kami rindu akan jamanmu dulu... WTF HAM lahhhh bikin indonesia jd maho sama preman model beginian
Balas   • Laporkan
maverik
13/05/2013
SALAM KOMANDO
Balas   • Laporkan
mgm11
13/05/2013
serahkan saja ke KOPASSUS, pasti beres !!! KOMANDO!!!
Balas   • Laporkan
barikadedepan | 13/05/2013 | Laporkan
setuju... biar abis riwayatnya nih manusia koplok. Percuma dipenjara juga, dalem penjara malah di kasih makan sama negara..
wijayanti17
13/05/2013
hukum seberat beratnya,biar ga d ulangi perbuatannya
Balas   • Laporkan
juniorsoftware2001
13/05/2013
Mirip pemain pilem kungfu hustle yang jadi penjahatnya ... cocok dah ..
Balas   • Laporkan
irawan.mz
13/05/2013
Sepantasnya orang ini di"Dor" saja tak perlu diadili. Kalau Polisi takut minta bantuan Kopassus apapun caranya pasti beres.. Komnas Ham ngoceh kita bubarkan.. Rakyat mendukung.
Balas   • Laporkan
matius.sinaga.7121
13/05/2013
kenapa baru sekarang di tangkap?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com