KPK Dapat Data Baru Kasus Century dari Sri Mulyani

Sri Mulyani berpamitan saat akan berangkat menuju Amerika Serikat
Sumber :
  • ANTARA/ Ismar Patrizki
VIVAnews
Depok Jadi Tuan Rumah Pembukaan Pendaftaran PPK untuk Pilkada 2024
– Komisi Pemberantasan Korupsi memperoleh data-data baru dari hasil pemeriksaan mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Direktur Pelaksana Bank Dunia itu sudah diperiksa KPK dua kali di kantor Kedutaan Besar RI di Washington DC, Amerika Serikat, terkait kasus Bank Century itu.

KPK Siap Dampingi Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran dari Potensi Korupsi

“Laporan dari penyidik, ada banyak informasi dan data-data baru yang diperoleh dari Sri Mulyani dan Wimboh Santoso (Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di New York),” kata Johan Budi SP, Juru Bicara KPK kepada
5 Fakta Menarik Jelang Duel Manchester United vs Sheffield United
VIVAnews , Jumat 10 Mei 2013. KPK memeriksa Wimboh lebih dulu dari Sri Mulyani.


Namun KPK tak membeberkan data-data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan yang berlangsung hampir sepekan itu. Menurut Johan, data-data soal kasus dana talangan Bank Century itu kini dipegang oleh penyidik KPK sebagai pihak yang berkepentingan.


“Ada implikasi dari data-data itu. Isinya tidak bisa kami jelaskan secara detail. Data itu pastinya bisa membantu untuk membuat terang kasus ini,” ujar Johan.


Ketika Sri Mulyani masih di Indonesia, KPK juga pernah meminta keterangan dari dia dalam kapasitasnya selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam proses penanganan kasus Bank Century. Sri Mulyani yang juga Menteri Keuangan saat itu diduga ikut bertanggung jawab terkait turunnya dana talangan sebesar RP6,7 triliun ke Bank Century.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya