NASIONAL

Ada Mistis di Harta Irjen Djoko Susilo?

KPK menduga, sebagian harta Djoko Susilo berasal dari korupsi.

ddd
Kamis, 25 April 2013, 07:13
Irjen Djoko Susilo saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Selasa 23 April 2013
Irjen Djoko Susilo saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Selasa 23 April 2013 (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews - Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sejumlah harta milik mantan Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Djoko Susilo, berasal dari tindak pidana korupsi sejak yang bersangkutan menjadi Kapolres Bekasi pada 2001. Pernyataan Jaksa yang tertuang dalam dakwaan itu dibantah keras pengacara Djoko, M Nasrullah.

Dihubungi VIVAnews, Rabu 24 April 2013, Nasrullah mengklaim bahwa harta kekayaaan kliennya yang disita KPK, bukan hasil korupsi. Meski, menurut KPK, pendapatan Djoko sebagai anggota polisi tidak seimbang dengan hartanya yang mencapai puluhan miliar Rupiah.

"Djoko itu punya bisnis. Awalnya, tahun 1990, dia dapat uang Rp197 juta. Uang ini kemudian diputar dalam bisnis berlian," kata Nasrullah. Namun, dia tidak menjelaskan asal usul uang Rp197 juta tersebut.

Dari situ, menurut Nasrullah, Djoko mendapat uang yang kemudian dibelikan sejumlah aset. Tak hanya berlian, imbuhnya, Djoko pun berbisnis keris. Bisnis keris itu pun sudah dimulai kliennya sebelum 2003.

"Harga satu keris bisa miliaran. Ada saja orang asing yang tertarik membeli keris Pak Djoko," tukasnya.

Keris dan mistis
Nasrullah menambahkan, kliennya punya orang kepercayaan dalam menjalankan bisnis keris. Menurut Nasrullah, orang ini 'mampu' mengambil keris dari sebuah upacara. "Ini agak mistis. Orang ini punya kekuatan dalam mengambil keris begitu lah," kata Nasrullah.

Tanpa mau menyebutkan nama orang kepercayaan Djoko itu, Nasrullah mengaku, sebenarnya tidak percaya pada hal-hal mistis. "Tapi, saya juga tidak bisa menutup mata bahwa hal-hal mistis itu ada di lingkungan kita," imbuhnya.

Bahkan, imbuhnya, KPK sudah memeriksa orang tersebut. Dalam pemeriksaan, yang bersangkutan sudah menjelaskan hal mistis di seputar keris yang diperjualbelikan Djoko.

"Orang itu sempat bilang, 'kalau penyidik mau mengambil keris (menyita), silakan saja. Tapi, saya tidak tanggung jawab kalau ada apa-apa yang bakal terjadi pada kalian'," kutip Nasrullah.

Dengan demikian, Nasrullah berkesimpulan, KPK hanya mengandalkan prasangka dalam menyita aset kliennya. Sebab, penambahan harta Djoko, menurutnya, wajar dengan bisnis perhiasan dan keris itu. "Kami akan buktikan di pengadilan nanti."



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sutantantina
25/04/2013
Korupsi, musyrik, bayar pengacara pasti pake uang hasil korupsi. Halal atau tidak ya ?
Balas   • Laporkan
djokoprawiroatmodjo
25/04/2013
wow keren Kerisnya skr berharga 100M tp hrs dikembaliin krn Pemiliknya (RI) minta balik.
Balas   • Laporkan
radal
25/04/2013
besuk lagi jawab gini aja pak : "semua harta pak djoko tuh diberi sama Gusti Alloh",
Balas   • Laporkan
audiotherapy
25/04/2013
SILAHKAN BUKTIKAN....OM PENGACARA HE HE HE
Balas   • Laporkan
gintunganringin
25/04/2013
Akan lebih sulit dibuktikan jk alasan kekayaan dr bisnis piara TUYUL...hehehe nanti dlm persidangan saksinya TUYUL
Balas   • Laporkan
blondot2012
25/04/2013
bisnis keris itu memang nyata ada, dan sama halnya dengan bisnis karya seni lainnya seperti lukisan harganya bisa milyaran jadi sangat rawan untuk dijadikan bisnis pencucian uang.Masalahnya dl bisnis keris belum ada balai lelang dan curator yg memadai.
Balas   • Laporkan
paint_killer
25/04/2013
Pengacara harusnya ikut membantu hakim agar vonis thdp terdakwa bisa seadil-adilnya dari perspektif korban maupun terdakwa, tp di lapangan kayaknya dah tereduksi jd asal klien bs bebas. Pengacara ini masuk ketegori sampah masyarakat...
Balas   • Laporkan
joomyway
25/04/2013
"... Nasrullah mengaku, sebenarnya tidak percaya pada hal-hal mistis...." tapi MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BAYAR ?????
Balas   • Laporkan
gogonman
25/04/2013
Wkwkwkwkwk...alasan yg dibuat2 dan dicari2 konyol bener...lucuuu...Nasrullah gak usah jd dosen UI lagi deh..jd pelawak aja, dagelan. @bonibrackhot..koment loe dari yg lalu2 kayaknya copy paste dan forum ini jgn dijdkan ajang promo boss..
Balas   • Laporkan
adesaja
25/04/2013
kalo di sidang kelamaan bang, mending tembak aja itung itung ngurangi sampah negara
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com