NASIONAL

KPU Masih Terganjal Data Pemilih

Terkait usia hingga area desa yang tak memiliki kode wilayah.

ddd
Kamis, 18 April 2013, 19:36
Sidang KPU
Sidang KPU (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Dalam mempersiapkan proses pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum masih kendala data pemilih. KPU mengungkap dari 190 juta pemilih yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri, sekitar 0,03 persen adalah penduduk berusia 10 tahun ke bawah.

Lalu ada 14,1 juta warga berusia antara 10-20 tahun masuk dalam data potensial penduduk pemilih Pemilu. "Nanti akan diketahui setelah pencocokan dan penelitian," kata anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II Bidang Pemerintahan DPR, Kamis 18 April 2013.

Data didapatkan KPU dari Data Potensial Penduduk Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan Kementerian Dalam Negeri pada KPU awal Februari lalu. Tak hanya itu, Ferry juga mengatakan, pemilih yang terekam lewat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) jumlahnya baru 134 juta. Sementara, sekitar 50 juta penduduk masih menggunakan KTP lama.

"Baru 134 juta yang pakai E-KTP, ada sekitar 50 juta yang belum pakai E-KTP", ujar Ferry.

Saat ini KPU masih dalam proses pemutakhiran data DP4. Lalu data akan difokuskan pada pencocokan dan penelitian yang belum terekam E-KTP. Ferry mengatakan selain E-KTP, masalah data penduduk lainnya adalah data penduduk tanpa keterangan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW).

"Ada 43 juta penduduk tercantum tanpa RT/RW," kata Ferry.

Komisi juga mengalami kendala dalam memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu lantaran ada sekitar tiga ribu desa yang tak memiliki kode wilayah.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru