NASIONAL

Djoko Susilo Tak Sabar Diadili

Pekan depan mantan Kepala Korlantas Polri itu akan disidang.

ddd
Kamis, 18 April 2013, 13:52
Tersangka kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM, Irjen Djoko Susilo, akan disidang pekan depan.
Tersangka kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM, Irjen Djoko Susilo, akan disidang pekan depan. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Tersangka kasus korupsi proyek Simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo akan disidang Selasa pekan depan. Kuasa hukum Djoko, Juniver Girsang, hari ini mengungkapkan kliennya sudah siap dan tak sabar segera disidang.

"Kami terus terang merasa senang bahwa berkas ini sudah dilimpahkan. Karena selama ini kami menunggu cukup lama, pak DS menunggu proses persidangannya," kata Juniver saat ditemui di kantor KPK.

Juniver menuturkan, dengan digelarnya persidangan Djoko Susilo, maka kasus korupsi yang menyeret dua petinggi Polri itu menjadi jelas. Menurutnya, proses ini akan menjelaskan apa sebenarnya tuduhan Djoko Susilo. Selanjutnya tim kuasa hukum akan mencermati dakwaan KPK dan menjawabnya dalam eksepsinya. 

"Apakah benar tuduhan itu ada pada pak DS," ujarnya.

Sejauh ini pihak kuasa hukum yakin, mantan Kepala Korlantas Polri itu sudah melakukan tugasnya dengan baik dan sesuai prosedur. Termasuk dalam melakukan tender dan pelaksanaan proyek Simulator SIM di Korlantas Polri.

Berkas Perkara Satu Meter

Sementara itu, penyidik dan penuntut KPK telah menyusun berkas perkara dan surat dakwaan Djoko Susilo, berkas tersebut kini sudah siap disidangkan. Tak tanggung-tanggung KPK menyusun berkas perkara hingga mencapai ribuan lembar, bahkan tingginya mencapai satu meter 20 sentimeter. Djoko Susilo didakwa dengan dua perbuatan, yakni tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. 

"Berkas yang kami dapatkan itu memang menurut kami suatu berkas yang tertinggi, sampai satu meter 20 sentimeter," ucap Juniver.

Dia menilai, berkas perkara itu kebanyakan tidak relevan dengan perkara yang didakwakan untuk Djoko Susilo. 

"Tapi apapun namanya berkas yang kami peroleh akan kami pelajari dan kami akan membuktikan bahwa dakwaan yang sudah kami terima juga, kami siapkan langkah-langkah untuk mengajukan eksepsi lebih lanjut," tuturnya. (ren)

Baca juga:










© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru