NASIONAL

Jaksa Agung: Peradilan Sekarang Penuh Mafia Hukum

Kenaikan tunjangan untuk jaksa dan hakim tidak dapat menjamin.
Kamis, 18 April 2013
Oleh : Antique, Nur Eka Sukmawati
Jaksa Agung Basrief Arief saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR.
VIVAnews - Jaksa Agung Basrief Arief menyayangkan masih banyaknya aparat penegak hukum seperti jaksa dan hakim yang tertangkap tangan atau diberhentikan karena penyalahgunaan wewenang.

Kenaikan tunjangan untuk jaksa dan hakim tidak dapat menjamin pejabat negara tersebut, tidak melakukan perbuatan tercela di lingkungan badan peradilan.

"Bukan hanya pada tingkat pertama, banding, Mahkamah Agung, peradilan umum ataupun peradilan khusus," ungkap Basrief di Jakarta, Rabu, 17 April 2013.

Menurut Basrief, yang terjadi di dunia peradilan saat ini yakni suatu peradilan yang tidak bersih dan penuh dengan mafia hukum yang membuat tujuan peradilan hilang di tengah masyarakat.

"Kondisi ini hampir terjadi di semua tahap penanganan perkara. Dimulai dari penyidikan, penuntutan, persidangan, hingga eksekusi. Sangatlah menyedihkan dan merisaukan kondisi penegakan hukum saat ini," kata dia.

Ia mengatakan bahwa jika suatu putusan hakim telah terjangkit praktik-praktik yang tidak terpuji, itu akan mencederai rasa keadilan masyarakat.

"Hal ini semua yang harus kita benahi bersama demi penegakan hukum yang lebih baik untuk bangsa dan negara," ujarnya.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found