NASIONAL

Koruptor Diduga Ramai-ramai Beli Rumah Mewah di Sukamiskin

Mereka menggunakan rumah itu sebagai persinggahan.

ddd
Rabu, 17 April 2013, 14:21
Rumah yang diduga milik Gayus Tambunan di dekat LP Sukamiskin, Bandung
Rumah yang diduga milik Gayus Tambunan di dekat LP Sukamiskin, Bandung (TV One)
VIVAnews - Tim investigasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat menemukan fakta sejumlah pejabat yang tersangkut kasus korupsi membeli rumah di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, tempat mereka ditahan.

Sebelumnya terpidana kasus mafia pajak Gayus Tambunan diduga memiliki dua rumah mewah di dekat Lapas Sukamiskin. Rumah ini diduga tak hanya dihuni keluarganya, tapi juga termasuk Gayus. Jauh sebelum itu, terpidana kasus korupsi upah pungut Pajak Bumi dan Bangunan yang juga mantan Bupati Subang Eep Hidayat juga diduga memilik rumah mewah untuk singgah dan juga untuk berbagai rapat.

"Kalau sejumlah keluarga memiliki rumah singgah memang ada, namun informasi yang berkembang di luar, seperti rumah tersebut kerap kali digunakan untuk rapat oleh mantan Bupati Subang itu tidak benar," kata Kepala Kanwil Jabar I Wayan K Dusak di kantornya, Rabu 17 April 2013.

Menurut dia, mengenai kepemilikan rumah mewah mantan Bupati Subang itu sudah sampai Menteri Hukum dan HAM. "Hasil investigasi kami memang ada," katanya.

Tak cuma investigasi, laporan dugaan adanya kepemilikan rumah mewah juga langsung ditindak lanjuti dengan penyitaan barang-barang. "Kami sudah memerintahkan Kepala Lapas," ujar dia.

Wayan juga berjanji akan menindak tegas pegawainya yang memuluskan aksi keluar masuk para napi. Sedangkan untuk napi yang melanggar akan dimasukkan ke register M, di situ para napi akan mendapat pengurangan remisi dan bebas bersyarat. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
preemption
17/04/2013
makanya yang namanya koruptor itu mestinya dibikinkan kandang di ragunan atau taman safari biar bisa di tonton rakyat jadi kalo ilang bisa keliatan
Balas   • Laporkan
dulkamid
17/04/2013
Wahhh wahhh kayaknya nama LP Sukamiskin cuma pencitraan. Lha sekarang isinya koruptor kakap yang kaya raya dan anti miskin. Mungkin juga menulari sipirnya unruk anti miskin dan suka kaya. Hebaaattt!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com