NASIONAL

M Nuh: Siswi Hamil Boleh Ikut Ujian Nasional

Paling tidak siswa dan siswi bermasalah lulus dengan program Paket C.

ddd
Senin, 15 April 2013, 10:21
Mendikbud M Nuh meninjau Ujian Nasional di SMA 3 Jakarta, Senin 15 April 2013.
Mendikbud M Nuh meninjau Ujian Nasional di SMA 3 Jakarta, Senin 15 April 2013. (VIVAnews/Rohimat Nurbaya)
VIVAnews - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, meminta kepada seluruh Dinas Pendidikan di tingkat Kota dan Kabupaten untuk memperkenankan para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang bermasalah dan sedang hamil tetap mengikuti Ujian Nasional (UN).

Sebab, menurut Nuh, kelulusan tersebut merupakan bekal siswa tersebut di kehidupan selanjutnya

"Bagi adik-adik kita yang ada masalah, seperti siswi yang hamil atau siswa yang tersangkut kasus kriminal, saya imbau kepada Dinas Kabupaten atau Kota memberi kesempatan mengikuti UN," kata M Nuh saat meninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 26 Jakarta, Senin 15 April 2013

Disampaikan M Nuh, siswa yang terkena masalah harus diperlakukan sama dengan siswa lain. Siswa atau siswi tersebut, kata dia, harus diberi kesempatan untuk menjalani ujian atau paling tidak lulus dengan program paket C.

"Tapi intinya anak-anak kita tidak boleh terputus apapun kondisinya. Harus diberi kesempatan untuk ikut UN, kalau tidak bisa juga saya imbau paling tidak mereka bisa ikut ujian kelulusan paket C," ujar dia.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan penundaan pelaksanaan Ujian Nasional  tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di 11 provinsi zona Indonesia bagian tengah. Penundaan dilakukan karena soal UN belum siap didistribusikan ke wilayah itu.

Mohammad Nuh menyampaikan, penundaan tidak menimbulkan masalah bagi 1,1 juta jiwa siswa di Indonesia bagian tengah. Karena itu, dia meminta masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan.

Ujian Nasional di wilayah Indonesia tengah itu akan ditunda selama tiga hari, atau baru dilaksakanakan pada Kamis 18 Maret 2013. Mata pelajaran yang diujikan seperti jadwal sebelumnya dan sesuai dengan jurusan masing-masing.

Baca juga:







© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
brendha
15/04/2013
dikasih alat kelamin cuma satu koq gak bisa jaga...? lebih baik bangsa ini tdk memelihara manusia2 tak bermoral, karena kelak mereka akan menghancurkan bangsa ini.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru