NASIONAL

Polda DIY Hentikan Kasus Pengeroyokan di Hugo's Cafe

Alasannya karena 4 tersangka pengeroyok anggota Kopassus telah tewas.

ddd
Jum'at, 12 April 2013, 15:54
Kasus pengeroyokan di Hugo's Cafe dihentikan, padahal keluarga 4 tersangka yang jadi korban penembakan Lapas Cebongan ingin kasus ini diungkap.
Kasus pengeroyokan di Hugo's Cafe dihentikan, padahal keluarga 4 tersangka yang jadi korban penembakan Lapas Cebongan ingin kasus ini diungkap. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghentikan penyidikan kasus tewasnya Serka Heru Santosa di Hugo’s Café. Alasannya, karena 4 pelaku pengeroyokan anggota Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro itu hingga tewas, juga tewas di Lapas Cebongan, Sleman.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Kris Erlangga mengatakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tewasnya 4 tersangka itu otomatis membuat kasus itu dihentikan.

“Penghentian kasus tersebut tidak begitu saja, namun dengan melakukan gelar perkara terlebih dahulu dan ditindaklanjuti dengan pengeluaran surat penghentian penyidikan,” kata Kris, Jumat 12 April 2013.

“Penghentian secara resmi dan legal itu dimaksudkan agar memenuhi ketentuan hukum dan memberikan kepastian kepada keluarganya,” tambahnya.

Menurut Kris dalam penyidikan kasus di Hugo’s Café polisi hanya menemukan empat pelaku yang menyebabkan Serka Heru Santosa tewas. Keempat pelaku sesuai dengan analisa rekaman CCTV punya peran masing-masing.

“Seperti Johan menendang dan memukul, sedangkan yang lainnya memukul, menusuk dan berakhir dengan tewasnya korban,” ujarnya.

Selain itu, Kris mengatakan bisa saja dalam CCTV itu juga terlihat banyak orang yang mungkin kelompok dari Johan, namun tidak ada pihak lain yang terlibat diluar 4 tersangka itu.

Kris menambahkan dalam pemberkasan oleh penyidik Polda DIY,  penyidik telah menetapkan dan melakukan split terhadap empat pelaku dengan posisi satu – empat.

“Johan dikenai kasus tersendiri, penganiayaan dan dan tiga lainnya diberkas lain pula,” kata dia.

Serka Heru Santosa, anggota Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro tewas di tempat hiburan Hugo's Cafe, Jalan Adisucipto, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 19 Maret 2013 sekitar pukul 02.45 WIB dini hari. Ia diduga tewas ditikam dengan pecahan botol minuman keras di bagian dada. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
monyonk
12/04/2013
pameran photo anumerta preman...tampangnye seger-2 ya.... (tomat kalek)
Balas   • Laporkan
paijo78
12/04/2013
polisi seNaNg tNi meradaNg, yg jd korbaN adalah TNI
Balas   • Laporkan
irawan.mz
12/04/2013
Polisi pasti senang krn tidak ngerepotin Polisi lagi dan tidak mnghabiskan uang Negara.
Balas   • Laporkan
mgm11
12/04/2013
iya lah..preman membunuh TNI..terus premannya di bunuh TNI..ya selesai sudah....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru