NASIONAL

Bentrok di Medan, 18 Orang Rohingya Jadi Tersangka

Delapan orang WNA asal Myanmar meninggal dunia dalam kejadian ini.

ddd
Jum'at, 5 April 2013, 22:47
Aliansi Muslim Peduli Rohingya melakukan unjuk rasa
Aliansi Muslim Peduli Rohingya melakukan unjuk rasa (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Kepolisian resmi menetapkan 18 orang tersangka terkait bentrokan antar pengungsi Rohingya yang pecah di Rudenim, Belawan, Medan. Delapan orang WNA asal Myanmar meninggal dunia dalam kejadian ini.

"Dari pemeriksaan yang dilakukan, delapan belas sudah ditetapkan sebagai tersangka dari bentrokan kemarin," kata Humas Polda, Sumatera utara, Kombes Heru Prakoso kepada wartawan, Jumat 5 April 2013.

Dari 21 saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan oleh Polresta Belawan, pasca bentrokan tersebut, polisi memastikan jumlah tersangka kemungkinan masih akan bertambah.

Hingga saat ini, pihaknya masih memeriksa beberapa orang pengungsi Rohingya yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Menurut Heru Prakoso, para tersangka dikenakan Pasal 170 dan 351 KUHP, yang menyebabkan hilangkan nyawa orang lain.

"Masih ada yang diperiksa, mungkin akan bertambah tersangka lain. Tergantung hasil pemeriksaan," ungkap Heru

Bentrokan antara pengungsi Rohingya pecah di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan, di Belawan, Sumatera Utara, Jumat dini hari, 5 April 2013.

Delapan korban meninggal dunia dalam bentrokan itu, yakni Aye Min (23), Myi Co (20), Aung Thu Win (24), Aung Than (44), Min Min (24), Win Tun (32), Nawe (23), dan Sam Iwin (45).

Bentrokan  diduga karena perselisihan antar pengungsi yang sudah ada sejak di negaranya. Sebab sejak berada di Rudenim, para pengungsi kerap terlibat adu mulut. (sj)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
indoforum.org
06/04/2013
wakakaka, dimana" mereka selalu bikin masalah. pindahkan ke malaysia saja :D
Balas   • Laporkan
safiyah
06/04/2013
makanya bangladesh kagak mau terima,mungkin karena kelompok ini suka bikin ulah...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com