NASIONAL

Danrem Desak Polisi Tangkap 7 Pelaku Lain Pengeroyok Serka Heru

Menjadi tugas Polri untuk menuntaskan kasus tersebut.

ddd
Jum'at, 5 April 2013, 19:28
Pasca penyerbuan di Lapas Cebongan
Pasca penyerbuan di Lapas Cebongan (ANTARA/Sigid Kurniawan)
VIVAnews - Pelaku pengeroyokan brutal di Hugo’s Café yang menewaskan anggota Kopassus Serka Heru Santoso, tidak hanya dilakukan empat pelaku yang tewas di ditembak oknum Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro, di Lapas Cebongan.

Menurut Danrem O72 Pamungkas, Bridjen (TNI) Adi Widjaja, ada pelaku lain yang saat ini masih menghirup udara bebas. Karena itu, ini menjadi tugas Polri untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Masih ada 7 pelaku lain di Hugo’s Café yang melakukan pengeroyokan kepada Serka Herus Santoso yang masih bebas berkeliaran. Tugas Polisi untuk menuntaskan kasus tersebut dan juga 10 orang pelaku yang melakukan penyerangan ke asrama NTT,” katanya, Jumat, 5 April 2013.

Ditambahkan Adi Widjaja, hingga kini Polda DIY masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait pelaku lain yang terlibat dalam pengeroyokan Serka Heru Santoso.

"Penyelidikan tidak saja berhenti sampai pelaku penyerangan Lapas Cebongan namun juga menuntaskan pelaku pengeroyokan Serka Heru Santoso yang kini masih mengirup udara bebas. Ini tugas dari kepolisian," katanya lagi.

Berkaitan dengan kejadian dugaan penyerangan di asrama mahasiswa NTT, Adi Widjaja meminta kepada mahasiswa asal NTT yang ada di Yogyakarta agar kembali ke bangku kuliah dan tidak perlu takut atau khawatir akan keselamatannya. Semua pihak telah menjamin keamanan bagi warga manapun yang tinggal di Yogyakarta.

"Mahasiswa dari luar daerah yang datang ke Yogyakarta, sebaiknya sekolah yang benar. 'Setelah selesai sekolah cari pekerjaan yang benar. Jangan jadi preman," katanya.

Lebih lanjut Adi mengatakan keberanian TNI untuk mengumumkan bahwa Kopasus terlibat dalam tragedi itu, merupakan bukti bahwa TNI sudah berhasil melakukan reformasi internal.

"Kalau salah ya bilang salah, benar bilang benar," katanya. (sj)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
zuhar
18/04/2013
Ayo Korem O72 Pamungkas segera ambil alih untuk menghabisi preman2 di Yogya tinggal lanjutkan KOPASSUS yang telah berani mengawali pemberantasan preman2
Balas   • Laporkan
dulkamid
06/04/2013
Iya Pak Polisi, tangkap juga itu 7 pelaku lain. Kalo udah ketangkep, nanti dititipin lagi di Lapas Cebongan kayak kemaren ya Pak. Supaya resikonya bisa "dihibahkan" ke orang lain.
Balas   • Laporkan
kandangkibul
06/04/2013
ha ha wereng coklat dari dulu juga gak ada gagah-gagahnya biar pake kumis
Balas   • Laporkan
kang_bagus
06/04/2013
siap Ndan... Kalo sebelah ndak bisa, silahkan di karung sendiri. kalo perlu ajak kami (rakyat) untuk membantu tugas dilapangan... JAYALAH KOPASSUS , JAYALAH TNI
Balas   • Laporkan
muhamad.hasyim.98
06/04/2013
Nggak mungkiiiin, sebab memang disembunyikan. TNI harus tegas, dan Presiden harus jelas sikapnya. Kalau tidak dilakukan Kapolrinya ganti dulu, baru bawahannya. Busuknya dari atas ke bawah.
Balas   • Laporkan
masharyo
05/04/2013
pak KAPOLRI kami tunggu 1 minggu pelaku lain pembunuhan aparat di hugo"s jogja gak ketangkep jg...ganti lagi ya kapoldanya, tks salam bayangkara
Balas   • Laporkan
ntriandana
05/04/2013
ayo pa polisi buru2 ditangkepin kalo nggak bisa marah tentara
Balas   • Laporkan
rahman99
05/04/2013
basmi aja preman2 itu..beraninya cuma kroyokan dasar mukri{munyuk kriting}
Balas   • Laporkan
diwangsamartha
05/04/2013
Sekarang ni RAKYAT lebih nyaman sama TNI daripada sama polisi
Balas   • Laporkan
zuhar
05/04/2013
POLDA Jogya tidak sangup KOPASSUS segera turun shg oknum2 polda diy yang diberitakan ada di CAFE's saa itu yg ditengarai beking preman segera dilibas. Hidup dan Jaya KOPASSUS
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id