NASIONAL

Motif Oknum Kopassus Tembak Mati Tahanan Lapas Sleman

"Penyerangan tersebut merupakan tindakan seketika."

ddd
Kamis, 4 April 2013, 17:58
Hendrik Benyamin Sahetapy Engel alias Dicky Ambon (31 tahun) yang tewas diberondong di Lapas Cebongan.
Hendrik Benyamin Sahetapy Engel alias Dicky Ambon (31 tahun) yang tewas diberondong di Lapas Cebongan. (Istimewa)
VIVAnews - Tim investigasi TNI Angkatan Darat telah mengumumkan temuan sementara kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Siapa penyerangnya sudah diketahui. Mereka adalah 11 oknum TNI Angkatan Darat dari Kopassus Grup II, Kandang Menjangan, Kartosuro, Solo.

"Penyerangan tersebut merupakan tindakan seketika yang dilatarbelakangi jiwa korsa dan membela kesatuan," ujar Ketua Tim Investigasi, Brigjen TNI CPM, Unggul K Yudhoyono dalam keterangan pers, Kamis 4 April 2013.

Unggul melanjutkan, penyerangan itu dilakukan setelah mereka mendengar salah satu anggota, Serka Heru Santoso, diserang oleh sekelompok preman di Hugo's Cafe hingga tewas.

"Mereka membela kesatuan setelah mendapat kabar tentang pengeroyokan dan pembunuhan secara sadis dan brutal terhadap anggota Kopassus atas nama Serka Heru Santoso," tuturnya.  (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
minal
04/04/2013
NGAPAIN JUGA KALIAN MINTA KEPADA KOPASSUS UTK NEMBAKIN KORUPTOR!! APA UNTUNGNYA????...ATAS DASAR DENDAM APA??... MIKIR!! SAMPEK MENCRET GAK BAKAL TERJADI!!
Balas   • Laporkan
arifmantap | 06/04/2013 | Laporkan
betul
pengamatviva
04/04/2013
gue tetap dukung kopasus, preman aja di urusi, mati juga malah jadi berkah bagi orang banyak.
Balas   • Laporkan
arifmantap | 06/04/2013 | Laporkan
memang bagus juga preman itu mati, tapi maslahnya itu terjadi hanya krn teman mereka mati, kalau kita mati mereka nggak bakal perduli
onlinejaya.com
04/04/2013
Tolong, Kopassus melakukan hal yang benar, hutang nyawa dibayar nyawa, tolong eksekusi juga donk para koruptor yang berkeliaran di Indonesia.
Balas   • Laporkan
hankpusakh
04/04/2013
hidup KOPASSUS..... cemen pak pici
Balas   • Laporkan
bambang6274
04/04/2013
Hidup Kopassus...pelindung rakyat Jogjakarta dari ancaman dan keresahan akibat ulah preman preman kriting!!!
Balas   • Laporkan
penyok
04/04/2013
polisi gak berani berantas preman.. biar kopassus saja yg berantas.. maju terus kopassus
Balas   • Laporkan
drazillo
04/04/2013
jujurnya dari belakang, kalo tidak ditekan dari KOMNASHAM mana mau JUJUR. aneh.... dimna letak kesatriaannya...
Balas   • Laporkan
arifmantap | 06/04/2013 | Laporkan
bambang, kalau org sipil mlakukan kejahatan jelas2 adalah kriminal bukan HAM
hankpusakh | 04/04/2013 | Laporkan
ini polisi korup haaaaaa
bambang6274 | 04/04/2013 | Laporkan
kalau premannya membunuh orang atau memperkosa rakyat jogja, kemana KOMNAS HAM??????
bahasyir
04/04/2013
Kopassus Ksatria. Hidup Kopassus!
Balas   • Laporkan
bahasyir | 04/04/2013 | Laporkan
Komnasham? Apa itu? Oh, yang komisionernya, si natalius pigai, barusan minta maaf ke TNI karena njeplak tanpa 0tak itu? come on, get real..
bahasyir | 04/04/2013 | Laporkan
Komnasham menekan kopassus? coba sampeyan tanya ke komnasham, apakah mereka menekan kopassus. Btw, waktu ada orang dibantai secara sadis di Hugo's, komnasham sampeyan di mana?
drazillo | 04/04/2013 | Laporkan
jujurnya dari belakang, kalo tidak ditekan dari KOMNASHAM mana mau JUJUR. aneh.... dimna letak kesatriaannya...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru