NASIONAL

Diamankan, Peneriak Kapolsek "Maling" Sehingga Dipukuli Massa

Yenni adalah yang berteriak 'maling' saat suaminya ditangkap polisi

ddd
Kamis, 28 Maret 2013, 09:17
Polisi sedang berbaris
Polisi sedang berbaris (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Aparat Kepolisian Resor Simalungun, Sumatera Utara, mengamankan Yenni, istri penulis togel yang diduga memicu pengeroyokan Kapolsek Dolok Pardamean Ajun Komisaris Andar Siahaan, Rabu 27 Maret 2013, malam. Selain itu, puluhan warga juga turut diboyong oleh ke Mapolres dibantu personel Detasemen B Brimob Sumut untuk dimintai keterangan.

"Kami bawa dulu semua ke Mapolres untuk keterangan. Mereka bukan tersangka, masih sebagai saksi. Tunggu hasil pemeriksaannya," ujar Kapolres Ajun Komisaris Besar Andi Syahriful Taufik.

Menurut Andi, saat korban dan anak buahnya menangkap suaminya, Saragih, si penulis togel, Yenni memprovokasi  para tetangganya dengan meneriaki AKP Andar Siahaan sebagai maling. Warga kampung kemudian mengepung beberapa personel polisi itu.

Melihat amarah warga yang tidak terkendali, korban menuruti permintaan untuk melepas tangkapannya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Kemudian meninggalkan lokasi mengarah arah ke luar desa.

"Kami sudah menangkapnya, tapi karena warga marah maka kita lepaskan dan kami pergi pulang meninggalkan lokasi," kata Brigadir Satu Leo, salah satu petugas yang ikut dalam penangkapan itu.

Namun rupanya tak cukup sampai situ saja, warga malah marah dan mengejar mobil korban yang meninggalkan lokasi. Tepat di jalan masuk ke desa, beberapa warga sudah menghadang mobil korban dengan gerobak lembu menghalangi laju mobil. Dan terjadilan pembunuhan atas Kapolsek yang menolak menggunakan senjata apinya untuk menghadapi warga itu.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
bukittinggi88
28/03/2013
emang nya pak kapolsek gak nunjukin surat penangkapan ya? ini aneh sekali
Balas   • Laporkan
sugarfree
28/03/2013
Desa BARBAR !!, gini hari masih amuk massa
Balas   • Laporkan
sbuer1
28/03/2013
sebaiknya togel di tutup di seluruh wilayah NKRI,dengan cara tangkap semua bandar dan agen agen nya..dan tindak oknum oknum polisi yang membeck up togel...karena sebagai contoh ada beberapa orang oknum polisi di daerah saya yang menerima upeti dari bandar
Balas   • Laporkan
bukittinggi88 | 28/03/2013 | Laporkan
kalau bisa di tangkap itu nama nya toto terang.. gimana sih lu bro
predy
28/03/2013
hoiiiii ....komnas HAM dmana kamu? tuh ada aparat mati di bantai lagi, mna teriakan lantang kalian? apa aparat bukan manusia? bangs..........atatatatat kau komnas HAM
Balas   • Laporkan
jonhrejo
28/03/2013
komnas ham klu kasus seperti itu matanya tuli telinganya buta
Balas   • Laporkan
amril.normansyah
28/03/2013
kirim kan lagi pasukan bayangan terlatih dari YOGYA tu....buru dan habisi SI YENNI SANG PROPOKATOR...Klo perlu smua warga kampung disitu, habisi tanpa ampun...
Balas   • Laporkan
audiotherapy
28/03/2013
IKUT BERDUKA CITA,PROVOKATORNYA DIHUKUM MATI AJA
Balas   • Laporkan
mukhlanweb
28/03/2013
hukum berat provokator klw perlu hukum mati ,,,mana komnas ham
Balas   • Laporkan
penyok
28/03/2013
KOMNASHAM.. muncullah, jgn hanya bisa teriak-teriak doang
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
28/03/2013
NGGA BISA KOMENTAR..SEMUA SUDAH HEBAT SAYA SETUJU SEMUA..BERARTI PEDULI SAMA BANGSA..TETEP JAGA NKRI YAAAA
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id