NASIONAL

Polda DIY: Eksekutor Tahanan Lapas Hanya 1 Orang

Ia menembak empat tahanan titipan Polda DIY sampai tewas di tempat.

ddd
Senin, 25 Maret 2013, 16:07
Lapas Cebongan dijaga ketat personel TNI dan Brimob usai diserbu kelompok bersenjata misterius.
Lapas Cebongan dijaga ketat personel TNI dan Brimob usai diserbu kelompok bersenjata misterius. (ANTARA/Sigid Kurniawan)

VIVAnews – Kepolisian sampai saat ini terus berupaya menyelidiki dan mengungkap pelaku penyerangan Lapas Cebongan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampai saat ini, ada sekitar 45 orang saksi yang telah diperiksa polisi.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi itu, didapati sejumlah fakta. “Dari keterangan saksi-saksi, eksekutor tahanan ada satu. Siapa orang ini masih kami cari. Doakan saja,” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pujiastuti di Mabes Polri, Jakarta Senin 25 Maret 2013.

Saat ini, menurut Anny, pihaknya masih mendalami dan mengembangkan kasus untuk mengetahui siapa pelaku penembakan. Ia pun tak mau menanggapi soal spekulasi kaburnya pelaku penembakan Lapas Cebongan itu.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Kami akan bertindak profesional sesuai aturan hukum yang ada. Siapapun akan kami tidak tegas, tidak pandang bulu,” kata Anny.

Belasan penyerang Lapas Cebongan itu, ujar Anny, datang ke Lapas menggunakan dua mobil berwarna hitam dan silver. “Tapi saksi tidak tahu jenis mobilnya karena situasi gelap, bentuknya seperti Avanza atau Xenia. Pelat nomornya juga tidak terlihat karena gelap,” kata dia.

Keempat tahanan di Lapas Cebongan yang diberondong peluru kaliber 7,62 milimeter oleh kelompok misterius itu merupakan tersangka pengeroyokan Serka Santosa, anggota Den Intel Kodam IV Diponegoro, hingga tewas di Café Hugo’s beberapa waktu lalu. Barang bukti ke-31 peluru yang tercecer di tempat kejadian perkara kini tengah diteliti Polri. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
chapiztha
25/03/2013
klo dah kejadian baru lapas dijagain...penyakit pemerintah dari dulu..klo dah kejadian baru heboh..ckckckck..kapan mo maju bung..?!?!?
Balas   • Laporkan
whermad
25/03/2013
Logika sederhana tentu akan menunjuk ke para oknum TNI teman korban pengeroyokan yg melakukan aksi a la rambo tsb. Kejadian ini juga sbg bukti bahwa arogansi aparat baik TNI maupun POLRI tetap tinggi dan merendahkan tatanan hukum di negeri ini.
Balas   • Laporkan
jadul | 26/03/2013 | Laporkan
mantap, ILOVE TNI
lala.da
25/03/2013
setuju,,, polisi lah biang awal ketidakadilan. laporan ini itu diem... kasih duit gope, baru ketik perkara kejadian. sudah terlalu banyak oknum di instasi polri... indonesia makin hancuuuuuuuuuur
Balas   • Laporkan
punyaku
25/03/2013
KECEMBURUAN SOSIAL INTITUSI PENEGAK HUKUM INDONESIA !!!
Balas   • Laporkan
b.label80
25/03/2013
POLISI...lembaga kalian lah yang bikin kacau hukum dan negara ini...bubar aja biar Indonesia bisa lebih baik..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com