NASIONAL

6 Remaja Pesta Menghirup Lem di Pontianak

Polisi lalu menangkap mereka. Sudah ada korban gila karena hirup lem
Kamis, 21 Maret 2013
Oleh : Arfi Bambani AmriAceng Mukaram (Pontianak)
Anak-anak di Sekolah Dasar
VIVAnews – Markas Polsek Pontianak Utara Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendadak heboh. Bukan maling yang ditangkap, tapi ada enam bocah remaja diamankan jajaran Satuan Reskrim Polsek Pontianak Utara dari pesta “Ngelem” di sebuah rumah toko (Ruko) di Jalan Selat Bali Siantan.

Ke enam remaja itu RN (14), BG (15), NL (14), WN (14), MF (13), dan DI (14). Selain pesta ngelem, bocah-bocah ini pun menggelar pesta minuman keras. Sejumlah bocah ini pun tertunduk lesu saat digelandang petugas ke Mapolsek Pontianak Utara tersebut.

Satu persatu orang tua bocah tersebut mendatangi Mapolsek. Mereka penasaran ingin melihat langsung anaknya yang diamankan polisi. Dan ternyata benar, anak-anak yang rata-rata di bawah umur ini adalah anak-anak yang dicari sang orang tua tersebut.

Satu persatu orang tua itu pun memarahi anak-anaknya. “Sekarang kamu baru tahu ya ditangkap polisi,” kata seorang ayah kepada anaknya.

“Saya tadi lagi ngelem. Saya sudah sering ngelem. Baru kali ini ditangkap sama polisi, sebelum-belumnya tidak pernah ditangkap. Saya masih SD kelas 5. Tadi juga kami berenam membeli arak juga untuk diminum,” kata DI, saat berada di Mapolsek Pontianak Utara, Kamis malam 21 Maret 2013.

Kepala Jaga Polsek Pontianak Utara , Aiptu Alexander H, menerangkan bahwa penangkapan bocah-bocah di bawah umur ini berdasarkan informasi warga sekitar yang merasa resah. “Info awal dari masyarakat yang resah terhadap anak-anak ini yang sering pesta ngelem di sana. Tadi yang ambil Satreskrim Polsek Utara anak-anak ini. Mereka ini anak-anak kecil sudah pesta ngelem dan Miras. Untuk selanjutnya kami serahkan ke Dinas Sosial Kota Pontianak untuk direhabilitasi,” kata dia pada VIVAnews di Mapolsek Pontianak Utara, Kamis malam 21 Maret 2013.
 
Alexander mengatakan, pesta ngelem anak-anak di bawah umur ini pun sudah memakan korban. “Ada juga yang kami amankan sudah dalam keadaan hilang ingatan. Anaknya itu sudah terlalu kecanduan dengan ngelemnya itu,” katanya.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found