NASIONAL

Tjahjo: Dulu Didukung PDIP, Bibit Kini Pamit Pun Tidak

"Jangan jadikan PDI Perjuangan sekadar jadi kuda tunggangan."

ddd
Minggu, 10 Maret 2013, 09:56
Joko Widodo mencium tangan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo
Joko Widodo mencium tangan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo (VIVAnews/Fajar Sodiq)

VIVAnews - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo berharap partainya tidak sekadar menjadi kuda tunggangan bagi kader-kadernya yang ingin mencalonkan diri untuk maju dalam pemilihan kepala daerah. Hal ini menanggapi langkah politik Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

"Setelah didukung oleh partai, kemudian jadi (kepala daerah), lalu tidak menghargai partainya," kata Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Minggu 10 Maret 2013.

PDI Perjuangan, kata dia, mendukung sepenuhnya Bibit Waluyo saat lima tahun lalu maju di Pilkada Jawa Tengah. "Yang kedua, pamit saja nggak," kata Tjahjo, menyesalkan.

Seperti diketahui calon gubernur incumbent, Bibit Waluyo saat ini maju di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah sebagai calon PAN, Golkar, dan Partai Demokrat.

Sementara itu, PDI Perjuangan mengusung Ganjar Pranowo dan Heru Sujatmiko. Tjahjo mengatakan, partainya tidak akan terpengaruh pada kekalahan dua pilkada sebelumnya, yaitu Jawa Barat dan Sumatera Utara. Sebab, kata dia, PDI Perjuangan memang tidak pernah punya kepala daerah di dua daerah tersebut.

"Tapi harus diingat, sejumlah lembaga survei menempatkan PDIP di urutan buncit. Ternyata, sekarang kami di urutan ke dua," ujar dia.

Prinsipnya, kata Tjahjo, pilkada adalah untuk menguji soliditas partai. PDI Perjuangan juga ingin menguji dengan menempatkan kader-kader daerah di tingkat pusat. "Misalnya Jokowi. Di Solo dia berhasil, dan sekarang di pusat dia juga bisa," ujar dia.

Di sisi lain, Tjahjo menambahkan, kader yang menonjol di tingkat pusat, akan ditempatkan di daerah. "Misalnya Rieke dan Effendi Simbolon ternyata juga bisa bersaing."



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
komisitiga
21/03/2013
jenderal sontoloyo.
Balas   • Laporkan
aldi_sel
11/03/2013
Sama dengan membesarkan anak harimau !!!!!!!!
Balas   • Laporkan
telomania
10/03/2013
Purnawirawan haus kekuasaan ya Bibit Waluyo itu...,
Balas   • Laporkan
johndayat007
10/03/2013
Yang benar-benar bego tuh partai pengusungnya. Wong jelas orang sudah bego kok ngotot dicalonkan jadi gubernur. He he prestasinya apa dong selama ini. Pernah melecehkan Jokowi ternyata malah Jokowi jadii gubernur DKI Jakarta. Mikir dong parpol!!!
Balas   • Laporkan
bluejeans77
10/03/2013
kasian subibit.. dah gak bermutu (ada yg bilang bosok pula) tapi masih gak tau malu mimpi pengen jadi gubernur lagee. prestasinya terbesar sbenarnya adalah NGIBULIN partai yg smula mendukungnya.. whahahaha
Balas   • Laporkan
pras57
10/03/2013
bibit adalah salah satu contoh gubernur yang gagal kinerjanya tetapi masih diusung lagi maju jd gubernur. gak heran jawa tengah gak pernah bisa maju lah wong kualitas gubernurnya saja kayak si bibit.
Balas   • Laporkan
bangiwan743
10/03/2013
yah namanya juga manusia yang ngga tau diri pak,tenang aj pak manusia begitu ngga bakal ada yang milih
Balas   • Laporkan
hoheeh
10/03/2013
dah mo pikun msh nafsu aja mo jabatan, inget umur mbah... harta banyak2 ga dibawa mati
Balas   • Laporkan
wedank^jae
10/03/2013
Turut Prihatin :D
Balas   • Laporkan
zerosugar
10/03/2013
pdip isinya preman sih
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru