NASIONAL

VIDEO: Pengakuan Ayah yang Bunuh Anak Kandung

Korban sama-sama berkegiatan di Mapala Universitas Muhammadiyah.

ddd
Jum'at, 15 Februari 2013, 15:23
 Mantan kepala desa otaki pembunuhan anak kandung.
Mantan kepala desa otaki pembunuhan anak kandung. (tvOne)

VIVAnews - Pembunuhan sadis terjadi di Ponorogo, Jawa Timur. Seorang ayah membunuh anak kandungnya sendiri dan kasus ini berbuntut penemuan mayat perempuan yang dicor di kamar si anak.

Kapolres Ponorogo AKBP, Yuda Gustawan, menjelaskan kronologi pembunuhan yang melibatkan ayah-anak, Eko Budi dan Mega Pratama, terjadi dalam tiga rangkaian, yakni tanggal 28 Januari, 5 Februari, dan 12 Februari 2013.

Pada 28 Januari, kata dia, Mega Pratama membunuh Suprihatin, perempuan yang kemudian ditemukan sudah terkubur dan dicor di dalam kamar. Tanggal 5 Februari, Eko membunuh anaknya, Mega. Dan, 12 Februari, polisi menemukan mayat Suprihatin.

"Kasus ini bermula saat tersangka Eko melapor ke Polsek kehilangan anak (Mega), 6 Februari lalu. Tapi, dari penelusuran polisi, ada kejanggalan," kata Yuda dalam wawancara khusus di tvOne, Jumat 15 Februari 2013.

Dari beberapa kesaksian, Eko diketahui berkomunikasi dengan Mega pada tanggal 5 Februari, sehari sebelum Eko melaporkan kehilangan.

Dalam pemeriksaan rumah Eko, polisi juga menemukan belati, darah, barang korban Mega, dan barang-barang yang kemudian diketahui milik Suprihatin.

"Dari situ kami melakukan olah TKP," jelasnya lagi. Dari situ, pelaku pembunuhan Mega mengarah pada Eko.

Lihat video pengakuan Eko Budianto di sini.

Terkait mayat Suprihatin, Polisi juga menerima laporan dari orangtua korban yang mengaku anaknya hilang sejak 28 Januari 2013. Polisi kemudian mengikuti jejak Suprihatin.

"Kami telusuri ternyata Suprihatin ini kawan dekat si Mega. Sama-sama berkegiatan di Mapala Universitas Muhammadiyah (Ponorogo)."

Bahkan ada beberapa saksi yang mengatakan, Suprihatin terakhir bertemu dengan Mega pada 28 Januari. Karena Mega sudah meninggal --ditemukan di sungai, polisi kemudian menggeledah kamar Mega. Di kamar Mega, polisi menemukan cor semen yang masih basah. (umi)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id