NASIONAL

Golkar Tidak Beri Bantuan Hukum untuk Rusli Zainal

"Partai tidak pernah memerintahkan kadernya korupsi."

ddd
Jum'at, 8 Februari 2013, 19:47
Gubernur Riau Rusli Zainal jadi tersangka kasus korupsi
Gubernur Riau Rusli Zainal jadi tersangka kasus korupsi (Antara)
VIVAnews - Partai Golkar memastikan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada kadernya, Rusli Zainal, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Gubernur Riau itu terlibat kasus korupsi dana pembahasan Peraturan Daerah (Perda) PON di Riau dan pengesahaan pemanfaatan hasil hutan pada tanaman industri periode 2001-2006.

"Partai tidak pernah memerintahkan kadernya korupsi. Partai juga tidak akan membela. Partai cuma bisa berdoa dan berharap mudah-mudahan sangkaan itu tidak benar," kata Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari, Jumat 8 Februari 2013.

Dia pun menegaskan bahwa dugaan korupsi yang dilakukan ketua DPP Partai Golkar itu tak ada kaitannya dengan partai. Kasus itu, menurut Hajriyanto, murni tindakan pribadi. "Yang bertanggung jawab juga individu atau pribadi pula," ujar dia.

Untuk itu, partai hanya bisa mengimbau agar Rusli dapat menghormati dan mengikuti proses hukum sebaik-baiknya.

Rusli Zainal ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus dengan tiga perbuatan. Juru bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, sebagai gubernur Riau, Rusli menerima sesuatu dan melakukan pemberian yang diduga bertentangan dengan jabatannya.

Pertama, Rusli disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b. Atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Jo pasal 55 ayat satu kesatu KUH Pidana. Dengan dugaan menerima suap terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Kedua, Rusli Zainal disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b. Atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tentang pemberantasan tipikor Jo Pasal 55 ayat satu kesatu KUHP. Rusli diduga menyuap Anggota DPRD Riau, M Faisal Aswan dan M Dunir, terkait pembahasan Perda PON Riau tahun 2012.

Terakhir, Rusli juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pengesahaan Pemanfaatan Hasil Hutan pada Tanaman Industri tahun 2001-2006 di Palelawan, Riau. Rusli disangka melanggar Pasal 2 ayat 1, atau Pasal 3 Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat satu kesatu KUHPidana. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
leser
08/02/2013
"Partai tidak pernah memerintahkan kadernya korupsi." Tapi cuma memerintahkan "Setor! Setor! Yang Banyak"
Balas   • Laporkan
levimartian
08/02/2013
Berita kader golkar korupsi y? Biasa aja sih, gak menarik buat dibaca.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru