NASIONAL

Pelarian Bekas Bupati Padang Lawas Berakhir di Jakarta

Beberapa kali dipanggil, mangkir. Diduga korupsi Rp6 miliar.

ddd
Selasa, 5 Februari 2013, 06:39
Lembaga Pemasyarakatan (ilustrasi)
Lembaga Pemasyarakatan (ilustrasi) (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap mantan Bupati Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Basyrah Lubis, pada Minggu 3 Februari 2013. Dia ditangkap saat dirawat di Rumah Sakit Tiong, Jalan Kramat Raya, Jakarta.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Komisaris Besar, Sadono Budi Nugroho, menyatakan, setelah penangkapan tersebut, Basyrah akan langsung dibawa ke Medan untuk menjalani proses hukum. "Basyrah Lubis sudah ditangkap di Rumah Sakit Tiong di Jakarta. Dan kami akan segera membawanya ke Medan," ujar Sadono.

Sadono melanjutkan, penangkapan berhasil setelah melakukan penyelidikan yang dilakukan anggotanya. Sebelumnya, Basyrah berkali-kali mangkir dari panggilan dan menjadi buronan kepolisian, serta sempat dicekal ke luar negeri. Terakhir, dikabarkan Basyrah melarikan diri ke luar kota.

Polisi mengendus keberadaannya, setelah melacaknya ke berbagai tempat. Terakhir, dia diketahui sedang menjalani perawatan di rumah sakit setelah petugas menguntit pergerakan istrinya. Beberapa hari lalu, istrinya berangkat ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, dia terlihat langsung mendatangi RS Tiong.

Setelah mendapat informasi dari berbagai pihak, rupanya dia ingin menjenguk Basyrah yang sedang dirawat inap lantaran penyakit hipertensi.

"Kami lalukan penyelidikan dan pemburuan dia. Terakhir, saat petugas mengikuti pergerakan istrinya. Waktu itu, dia ke Jakarta dan langsung ke rumah sakit. Dibantu pihak kepolisian dan RS, akhirnya kami tahu Basyrah dirawat di Rumah Sakit itu," ujar Sadono. "Sebelumnya dia sudah dua kali mangkir dari panggilan."

Rencananya, Basyrah diboyong polisi ke Medan untuk menjalani proses hukum pada Selasa pagi ini, 5 Februari 2013, pukul 09.00 WIB.

Basyrah ditangkap lantaran mangkir saat pemeriksaan dugaan korupsi anggaran proyek multiyears yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum (DAK/DAU) Padang Lawas Tahun Anggaran 2009. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut, dana Rp6.048.827.227,73 tidak dapat dipertanggungjawabkan Basyrah. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
indoforum.org
05/02/2013
makan uang dari hasil korupsi, jadi sakit"an..
Balas   • Laporkan
bambang_bh70
05/02/2013
Mudah2an secepatnya di panggil yang maha kuasa
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru