NASIONAL

Kurikulum Baru

Jam Belajar SMP Ditambah 6 Jam Per Minggu

“Ini untuk menyiapkan generasi Indonesia yang lebih optimis."

ddd
Minggu, 2 Desember 2012, 11:15
Kegiatan belajar-mengajar di ruang kelas.
Kegiatan belajar-mengajar di ruang kelas. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews – Ada empat tahap yang harus dilalui dalam mengubah kurikulum pendidikan. Saat ini, perubahan kurikulum akan memasuki tahap ketiga, yaitu uji publik.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ibnu Hamad, mengatakan pada tahap pertama, kementeriannya mengembangkan kurikulum dengan melibatkan para pakar pendidikan, kebudayaan, sampai ilmuwan.

Sejauh ini Kemendikbud telah meminta masukan antara lain dari Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, fisikawan dan tokoh pendidikan Yohanes Surya, sejarawan Taufik Abdullah, dan sastrawan serta budayawan Goenawan Muhammad.

Tahap kedua, presentasi di depan Wakil Presiden RI Boediono tanggal 13 November 2012. Tahap ketiga, uji publik selama tiga minggu untuk menghimpun berbagai masukan masyarakat. Tahap keempat, memformulasi ulang masukan masyarakat itu.

“Kurikulum baru ini didesain untuk menyiapkan generasi Indonesia yang lebih optimis, di mana terdapat keseimbangan antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Kurikulum disesuaikan dengan zaman,”  kata Ibnu kepada VIVAnews, Minggu 2 Desember 2012.

Dalam kurikulum 2013 yang akan diuji publik, pembelajaran di tingkat SD akan dilaksanakan dengan pendekatan sains. Jumlah pelajaran SD akan diubah dari 10 menjadi 6, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Agama, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Kesenian.

Meski jumlah pelajaran berkurang, namun jumlah jam belajar justru bertambah menjadi sekitar empat jam pelajaran per minggu. Untuk kelas 1 SD, jam belajar bertambah dari 26 menjadi 30 jam, kelas 2 SD dari 27 menjadi 32 jam, kelas 3 SD dari 28 menjadi 34 jam, dan kelas 4, 5, 6 SD dari 32 menjadi 36 jam.

Penambahan jam belajar ini juga terjadi di tingkat SMP. Meski mata pelajaran SMP berkurang dari 12 menjadi 10, namun jumlah jam belajar bertambah enam jam per minggu. Jam belajar siswa SMA pun bertambah dua jam per minggu.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kepudang
03/12/2012
Kurikulm baru disesuaikn dg zaman yg mana? Zaman hedonisme sprt skrng, uang yg jadi panglima, tanpa uang mereka yg pandai tdk akn bekrja/berusaha sbaliknya dgn uang org yg bloon bisa menjabat.Sgl urusan dg uang selesai.Perbaiki dulu paradigma masyrkt kita
Balas   • Laporkan
harli.sulaiman
02/12/2012
apa kriteria sopan
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com