NASIONAL

Kapolda Papua Selamat dari Serangan Kelompok Bersenjata

Pelaku diduga kelompok penyerang Mapolsek Pirime Papua

ddd
Kamis, 29 November 2012, 08:50
Anggota polisi di Papua tewas ditembak
Anggota polisi di Papua tewas ditembak (Banjir Ambarita (Papua))

 

VIVAnews - Markas Besar Polri memastikan kondisi Kapolda Papua Irjen Tito Carnavian baik-baik saja paska insiden penembakan oleh kelompok bersenjata di daerah antara Distrik Pirime menuju Tiom ibukota Kabupaten Lany Jaya Papua, Rabu 28 November 2012. Tito kini sudah sampai ke Polsek Tiom dengan selamat.

"Baik, tadi pagi bicara lama dengan saya," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius, saat dikonfirmasi VIVAnews, Kamis 29 November 2012.

Suhardi menuturkan setelah terjadi kontak senjata, kelompok bersenjata tersebut melarikan diri ke gunung. Dia memastikan pihaknya akan terus melakukan pengejaran.

"Pelaku diduga kelompok yang sama dengan penyerang Polsek Pirime karena memang lokasinya di sekitar situ. Tapi masih dikembangkan." 

Kapolda Papua Irjen Tito Carnavian dan Asintel Kodam Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Napoleon beserta rombongan, ditembaki gerombolan bersenjata saat melaju dari Distrik Pirime menuju Tiom ibukota Kabupaten Lany Jaya Papua. Peristiwa itu terjadi kemarin sekitar pukul 18.00 WIT. Serentetan penembakan itu pun dibalas oleh rombongan.

Rombongan Kapolda dan pejabat Kodam XVII Cenderawasih sudah berhasil mencapai Distrik Pirime, lokasi terjadinya penyerangan Markas Polsek yang menewaskan 3 anggota Polisi.

Setelah meninjau lokasi, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Tiom dengan kendaraan roda empat sambil beriringan.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Kampung Indawa antara distrik Makki Kabupaten Jayawijaya dan Distrik Tiom Kab Lanny Jaya, tiba-tiba konvoi dihadang dengan serentetan tembakan dari arah gunung, yang tepat berada di sebelah kiri jalan.

Aksi kontak senjata berlangsung selama kurang lebih satu jam. Kelompok sipil bersenjata yang diperkirakan sekitar 40 orang itu berhasil dipukul mundur dan kembali masuk ke dalam hutan. Rombongan berhasil mencapai Tiom dengan selamat.

Sebelumnya, aksi penyerangan dan penembakan terhadap Polsek Pirime terjadi 27 November 2012. Tiga polisi tewas dengan luka tembakan.

Para penyerang yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang ini juga bertindak keji pada jasad tiga polisi yang berhasil mereka bunuh. Setelah ditembak, jasad polisi itu dibakar. Bahkan ada bagian tubuh yang dipotong-potong. (adi)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
joniucok
29/11/2012
Sulit bila aparat suka mememelihara agen teroris. Saat mereka pintar bisa bergerak sendiri2. ini mirip saat GAM Aceh yg dulu dibina & difasilitasi oleh Barat.
Balas   • Laporkan
lek2pn
29/11/2012
OPM harus diberantas secepatnya..!!!
Balas   • Laporkan
cipta_cipto
29/11/2012
Wah ini namanya TERORISME. Berani ga Densus 88 dikirim ke Papua nyerbu OPM. Sy dukung deh klo densus 88 nyerbu teroris OPM.
Balas   • Laporkan
buyung_sukandar | 29/11/2012 | Laporkan
telat banget lo...? OPM sudah diburu TNI Brimob. Disana sudah perang vs OPM.
roeltomohon
29/11/2012
Bersyukurlah petugas polsek Tamansari Jakarta. Ketika rekan kalian di Papua meregang nyawa dalam melaksanakan tugas, kalian bisa enak-enakan menikmati tubuh nyaris bugil tahanan kalian Novi Amelia. Bahkan bisa memproduksi foto cabul....ckckckck
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com