NASIONAL

Dubes RI Temui TKI di Kebun Sawit BUMN Malaysia

Kunjungan Herman ke Felda ini merupakan yang pertama.

ddd
Sabtu, 3 November 2012, 08:04
Kegiatan di perkebunan kelapa sawit
Kegiatan di perkebunan kelapa sawit (Antara/Maril Gafur)


VIVAnews - Duta Besar RI untuk Malaysia Marsekal TNI Purnawirawan Herman Prayitno menemui sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di kebun kelapa sawit milik BUMN Malayasia, Felda Global Ventures Holding (FGV). Kunjungan Herman ke Felda ini merupakan yang pertama kali sejak menjabat sebagai Duta Besar.

"Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Felda. Saya ingin mengetahui apakah hak-hak pekerja terpenuhi dengan baik," kata Herman di Malaysia, semalam. Rencananya, Herman akan berada di Negara Bagian Perak selama tiga hari dengan agenda bertemu TKI dan berkunjung ke Ladang Sawit Felda.

Kedatangan Herman Prayitno di negara bagian Perak Malaysia disambut langsung Komisaris Utama Kumpulan Felda, Tan Sri Muhammad Isa. Dalam jamuan makan malam, Herman Prayitno mengatakan kedatangannya ke Felda untuk melihat langsung kondisi TKI yang bekerja di sektor perkebunan Kelapa Sawit.

Herman akan berdialog dengan TKI guna mengetahui permasalahan yang dihadapi TKI selama bekerja di Felda. Menurut Herman, keberadaan TKI di Malaysia sangat membantu hubungan kerjasama antara kedua negara. Terlebih saat ini sebanyak 1,1 juta warga Indonesia bekerja di Malaysia di berbagai sektor. Dia berharap berbagai permasalahan TKI dapat teratasi dengan baik.

Sebagai pelayan masyarakat, pemerintah bertugas melindungi warga Indonesia yang berada di Malaysia. Maka itu dia akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah Malaysia. "Tentunya masih-masing memiliki cara berpikir yang berbeda, sehingga kalau ada masalah yang muncul maka masalah-masalah itu dapat kita selesaikan sebaik-baiknya," ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara ini.

Sementara, Penjabat Felda Muhammad Isa mengatakan keberadaan TKI di perusahaan sangat membantu keberlangsungan perusahaan. Saat ini pekerja di Felda sebanyak 28.220 orang dan 68 % nya merupakan orang Indonesia. Bahkan dari jumlah pekerja itu sebagian besar berasal dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Muhammad Isa mengatakan prestasi kerja tenaga kerja di perusahaan itu semakin baik. Juga karena faktor satu rumpun yang membuat semangat kerja TKI semakin baik. "Maka itu pada 2013 Felda akan menerapkan upah minimum bagi karyawan Felda hingga 900 Ringgit Malaysia yang bekerja di Perkebunan Felda Trolak, dan 800 RM bagi pekerja di Sabah dan Serawak," kata Muhammad Isa.

Dengan demikian, lanjut Isa, pekerja asing akan mendapat gaji sebanyak 1000 Ringgit hingga 2000 Ringgit per bulan. Maka itu, Felda akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk para pekerjanya.

Muhammad Issa juga mengatakan bahwa lawatan Duta Besar Indonesia ke Felda dapat mempererat hubungan antara kedua negara. Lagipula hubungan Indonesia dan Malaysia hingga saat ini terjalin dengan baik.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
antisrael
03/11/2012
Kalau kunjungan resmi ya sudah di setting, pasti semua hak2 sudah terpenuhi. kalau melihat kondisi sesungguhnya ja datang diam-diam. Banyak TKI illegal yang udah kerja gak dibayar dan ditakut-takuti akan datang RELA, mereka hidup di hutan-hutan.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id