NASIONAL

Kronologi Penyerangan Masjid Ahmadiyah di Bandung

Penyerangan ini tepat saat jamaah sedang melaksanakan takbir Idul Adha

ddd
Jum'at, 26 Oktober 2012, 18:30
Penyerangan masjid Jemaah Ahmadiyah di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu
Penyerangan masjid Jemaah Ahmadiyah di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu  

VIVAnews - Puluhan orang dari Front Pembela Islam (FPI) menyerang masjid Ahmadiyah di Gang Sapari Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Bandung pada Kamis malam, 25 Oktober 2012. Penyerangan ini tepat saat jamaah sedang melaksanakan takbir Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1433 Hijriyah.

MH, seorang tokoh Ahmadiyah Bandung mengatakan, pengrusakan terjadi setelah negosiasi antara dua Front Pembela Islam buntu. Sebelumnya, massa FPI mendatangi masjid meminta Jemaah menghentikan aktivitasnya.

"Kami diminta menandatangani pernyataan bahwa kami tidak akan melakukan kegiatan apa pun dalam merayakan Idul Adha. Kami tidak bersedia membuat pernyataan itu karena kami tidak  melakukan yang bertentangan dengan Islam," katanya melalui sambungan telepon kepada VIVAnews.

Berikut kronologi kerusuhan versi Jemaah Ahmadiyah:

Kamis malam, pukul 19.30
Warga Ahmadiyah melakukan aktivitas sehari-hari, salat jamaah di masjid dilanjutkan takbir bersama, ritual menyambut Idul Adha.

21.00

Pimppinan FPI Muhammad Asep Abdulrahman (Utep) datang. Dia minta Jemaah tidak melakukan kegiatan apa pun. Sayangnya Jemaah Ahmadiyah mengaku tak tahu kegiatan apa yang dia maksud Utep. "Kami hanya melaksanakan aktivitas kami sehari-hari," kata MH.

21.15

Beberapa saat Utep pergi. Jemaah Ahmadiyah pun bersantai.

Selang beberapa waktu terjadi keributan di masjid. Gara-garanya rombongan anggota FPI balik dan memaksa Jemaah membuat pernyataan tidak akan melakukan kegiatan apa pun selamanya. "Kami tidak mau. Masa kami tidak boleh beribadah," ujar MH. "Tapi FPI mengancam akan bikin rusuh seperti di Cikeusik."

Beberapa saat kemudian polisi datang dan meminta dua belah pihak berdamai. Namun tak bisa. Akhirnya polisi membawa perwakilan Jemaah Ahmadiyah dan FPI berunding di Mapolsek Astanaanyar, yang letaknya hanya sekitar 300 meter dari masjid. Setelah beberapa jam, negosiasi pun gagal.

23.00

Datang Korlap FPI ke masjid. Jumlah mereka terus bertambah sampai ada skeitar 30 orang. "Mereka mengatakan mau bikin ribut jika kami tidak mau buat statement," kata MH

Selepas jam 24.00, massa FPI makin ramai. Dengan brutal massa merusak gerbang dan melempari kaca masjid dengan batu. "Lalu, dengan alasan keamanan, kami dipindah ke Polresta Bandung."

Baca:
FPI Lempar Masjid Ahmadiyah, Polisi Bantah Kecolongan
Lempar Masjid Ahmadiyah, Ini Penjelasan FPI

Baca juga:
Ahmadiyah, Darah, dan Ibadah
Sejarah Ahmadiyah di Indonesia
Dari India Menyebar ke 190 Negara



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
starlight99
26/10/2012
fpi setan yg mengatas namakan islam
Balas   • Laporkan
kun19
26/10/2012
Sebenarnya islamisasi dgn cara begini sudah tdk jamannya, dulu sewaktu informasi tdk terbuka begini sihh... Bisa, pengisalaman dgn cara meneror secara berkesinambungan adalah perbuatan setan, yg ingin memenangkan politik dan perebutan kekuasaan negara...
Balas   • Laporkan
renba
26/10/2012
asep abdulrahman alias utep yang tidak rahman dengan kelompoknya, kalau orang lain beda atau tidak sealiran dengan mereka, berarti musuh yang harus dibasmi. apa allah mereka berbeda?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com