NASIONAL

Pengakuan Pelaku Penikaman Mahasiswa Makassar

Saat dimintai keterangan, AR mengakui semua perbuatannya.

ddd
Jum'at, 12 Oktober 2012, 11:59
Tawuran di Kampus UNM Makassar
Tawuran di Kampus UNM Makassar (ANTARA/Yusran Uccang)

VIVAnews - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar telah menangkap pelaku utama penikaman pada bentrok antar sesama mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis kemarin.

Pelaku bernama AR saat ini diamankan di Polrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. AR merupakan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain angkatan 2011.

Menurut Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Erwin Tri Wanto, pelaku ditangkap di Jalan Tanjung I No. 3 Kecamatan Tamalate, Kota Makassar sekitar pukul 02.00 Wita, Jumat dini hari.

Perbuatan AR terungkap atas keterangan ARM, yang juga kakak kandung AR. ARM sejak awal diamankan karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dompet ARM tertinggal di tempat kejadian di Rumah Sakit (RS) Haji Makassar.

"ARM mengakui yang melakukan penikaman adalah adiknya," kata Kombes Polisi Erwin Tri Wanto, Jumat 12 Oktober 2012.

Saat dimintai keterangan, AR mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku kesal karena seminggu lalu motornya dirusak oleh mahasiswa Teknik.

Terjadinya bentrok susulan di RS Haji, kata dia, dipicu oleh mahasiswa Teknik yang berupaya memprovokasi. Saat itu, ia bersama sejumlah rekannya sedang menjenguk temannya yang dirawat.

"Anak mahasiswa teknik menggertak kami dan ada salah seorang dari mereka melakukan pemukulan. Makanya saya langsung lakukan penikaman," kata AR.

Sementara, akibat perbuatannya tersebut, AR terancam pasal 351 KUHP penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Dalam tawuran itu, dua orang tewas yakni Heryanto yang berstatus mahasiswa drop out dan Rezky Munandar mahasiswa angkatan 2008. Keduanya dari jurusan Teknik Otomotif dari Fakultas Teknik.

Tawuran antara Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain itu terjadi di kampus Universitas Negeri Makassar Kamis kemarin siang hingga petang. Tawuran terjadi dua kali. Tawuran kedua pecah saat para mahasiswa membawa korban luka ke RS Haji. Saat tawuran kedua itulah, korban tewas jatuh. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dian.cipang
14/10/2012
aneh yah,orang makasar katanya penduduknya agamis tpi kelakuan nya dah kaya kaum quraish n kaum bani israil...ga sesuai tuh dengan moto nya.
Balas   • Laporkan
mxol
12/10/2012
UNM itu perguruan tinggi di negara mana yah? kok para mahasiswanya masih memiliki gen primitif.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru