NASIONAL

PNBP Polri Capai Rp3 Triliun

"Dia ada ijin penggunaan kemudian dia masuk ke anggaran."
Rabu, 10 Oktober 2012
Oleh : Arry Anggadha, Dedy Priatmojo
Alat uji simulator SIM

VIVAnews - Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani diperiksa selama enam jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat Kemenkeu itu diperiksa dalam kasus korupsi proyek pengadaan Simulator SIM tahun 2011.

Usai pemeriksaan, Askolani yang diperiksa sebagai saksi Djoko Susilo mengaku dicecar tujuh pertanyaan seputar regulasi PNBP untuk satuan kerja Kepolisian beserta besara PNBP yang digunakan Polri.

"Setelah itu uang tersebut digunakan Polri. Nah itu yang kemudian tugasnya sudah bukan tugas saya, saya cuma memastikan angka PNBP ke Polri," ujar Askolani di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2012.

Mengenai besaran angka PNBP untuk Polri, Askolani menyatakan sesuai dengan APBN sekitar Rp3 triliun. Ia menegaskan bahwa besaran PNBP Polri itu dibenarkan dan sah menurut aturan untuk menunjang kebutuhan Polri.

"Penggunaannya sah. Dia ada ijin penggunaan kemudian dia masuk ke anggaran," terangnya.

Terkait adanya kejanggalan dalam proses anggaran Polri, pejabat di Kemenkeu itu mengaku tidak tahu menahu. "Jangan tanya saya. Saya tak tahu. Kalau penganggarannya ada," ujarnya. Askolani juga mengaku tidak pernah berurusan dengan tersangka, Ia hanya membahas anggaran di Banggar dengan Panja dan perwakilan dari pihak Kepolisian bernama Advent. (eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found