NASIONAL

DPR Sepakati Remunerasi 20 Kementerian dan Lembaga

Untuk remunerasi, pemerintah anggarkan dana sebesar Rp2,81 triliun.

ddd
Selasa, 4 September 2012, 23:02
Agus Marto Wardojo (kiri)
Agus Marto Wardojo (kiri) (ANTARA/Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Penambahan anggaran remunerasi atau tunjangan kinerja 20 Kementerian dan Lembaga (K/L) telah disepakati DPR. Kepada DPR, pemerintah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp2,81 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, ke 20 K/L telah melewati seleksi dan disetujui tim reformasi birokrasi untuk diberikan remunerasi tahun ini.

Meski demikian, Agus menegaskan pemberian remunerasi harus dibarengi dengan peningkatan kinerja ke 20 K/L tersebut. Pasalnya, K/L terkait dimungkinkan peninjauan kembali pemberian remunerasinya.

"Produktifitasnya harus meningkat dan itu tandanya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Jadi program-program ini yang harus dicapai dalam reformasi birokrasi," ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 4 September 2012.

Meskipun pencairannya disepakati, kata Agus, ada kementerian yang masih harus melakukan konsultasi dengan komisi terkait yaitu Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran Djoko Udjianto menambahkan, pengajuan tersebut memang telah disepakati. Pasalnya pemerintah akan segera mencairkan dana tersebut. "Tambahan anggaran atas permintaan pemerintah ini disetujui untuk dicairkan," tambahnya.

Berikut K/L yang akan mendapatkan Remunerasi :

1. BPPT
2. LKPP
3. BKN
4. BKPM
5. Kementerian Pertanian
6. Lemhanas
7. LAN
8. Kemenristek
9. Kementerian Perindustrian
10. BATAN
11. BPOM
12. BPS
13. BNPT
14. ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia)
15. BKKBN
16. LESANEG
17. LSN
18. LIPI
19. Kementerian Pemberdayaan Perempuan
20. Kementerian Perumahan Rakyat.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
muhammad.makhfudz
05/09/2012
Remunerasi oke!Harus diikuti pengawasan yg ketat bagi siapa yg melanggar.Seperti yg dilakukan oleh pimpinan lembaga yg urus kepegawaian melakukan mutasi jabatan untuk tunda pensiun di tahun 2007 tak diawasi
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru