NASIONAL

Status Tangkuban Perahu Naik Jadi Waspada

PVMBG: Aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu melonjak signifikan.

ddd
Jum'at, 24 Agustus 2012, 13:03
Gunung Tangkuban Perahu dilihat dari udara.
Gunung Tangkuban Perahu dilihat dari udara. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews –  Pemblokiran massa atas Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu telah berakhir dan wahana wisata itu mulai kemarin dibuka kembali untuk umum.  Namun, bersamaan dengan itu, status kegunungapian Tangkuban Perahu naik ke level waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Tangkuban Perahu berada di level III – waspada – sejak pukul 23.00 WIB Kamis, 23 Agustus 2012. “Terekam ada 264 kali gempa vulkanik dengan amplitudo maksimum 2-22 milimeter dengan durasi 4-17 detik, sejak 1 Juli-22 Agustus 2012,” kata Kepala PVMBG, Surono, Jumat 24 Agustus 2012.

“Selain gempa vulkanik, terekam juga gempa tektonik lokal sebanyak 10 kali dan gempa tektonik jauh sebanyak 55 kali,” imbuh Surono. Aktivitas vulkanik di Tangkuban Perahu melonjak signifikan sejak 13 Agustus 2012, ditandai dengan adanya gempa vulkanik harian dan gempa vulkanik dangkal.

“Dini hari tadi saja tercatat terjadi tremor selama 4 jam dengan amplitudo 5-20 milimeter, dari pukul 00.00-04.00 WIB,” terang Surono. Untuk itu PVMBG telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat terkait peningkatan status gunung api Tangkuban Perahu.

Intensif Memantau

Surono menyatakan, BPPD akan melakukan sejumlah langkah persiapan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Sementara itu PVMBG akan terus memantau aktivitas Gunung Tangkuban Perahu setiap detiknya.

Sebelum ini, wisata Gunung Tangkuban Perahu tang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, diblokir selama sepekan lebih oleh pedagang dan warga sekitar. Pedagang terlibat konflik dengan PT. Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pihak pengelola kawasan wisata itu.

Konflik disebabkan oleh adanya isu relokasi dan pungutan liat terhadap pedagang. Namun Kamis kemarin pemblokiran berakhir setelah pedagang dan PT. GRPP mencapai kesepakatan. PT. GRPP bersedia memenuhi tuntutan pedagang, dan poin kesepakatan itu dituangkan dalam surat perjanjian. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru